❤❤
5 stories
📌 MAKMUM TERBAIK by JelyJelySy
JelyJelySy
  • WpView
    Reads 50,107
  • WpVote
    Votes 9,154
  • WpPart
    Parts 17
[END] Apakah makmumnya ini adalah yang terbaik? Atau Tuhan menetapkan yang lain yang lebih indah?
Dream {Chanbaek;Gs} by Matcha0461
Matcha0461
  • WpView
    Reads 154,530
  • WpVote
    Votes 16,498
  • WpPart
    Parts 27
Dalam mimpiku, aku bisa melihatmu aku bisa menyentuhmu, aku bisa bersamamu... bahkan ketika mataku terbuka, kau masih terlihat olehku Dalam mimpiku, aku berada dalam kehidupanmu seakan aku bisa menjadi bagian hidupmu Ketika aku bermimpi berada disampingmu kadang aku berfikir... aku tidak ingin bangun lagi *Inspired by moon lover scarlet heart reo
TenderLove {Chanbaek;Gs} by Matcha0461
Matcha0461
  • WpView
    Reads 353,288
  • WpVote
    Votes 31,691
  • WpPart
    Parts 26
Byun Baekhyun dijodohkan oleh orang tuanya disaat ia sudah memiliki kekasih yang dicintainya. Ia dijodohkan dengan anak dari pemilik perusahaan Park.Corp yang mengalami cacat mental karena kecelakaan. Bagaimana ia harus meninggalkan kekasihnya yang ideal atau setidaknya normal demi seorang laki-laki idiot yang akan mendampinginya hingga tua? Chanbaek ff (GS) / HunHan / KrisBaek Sorry for typo Happy reading^^
(END) My Endless Love by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 121,474
  • WpVote
    Votes 11,283
  • WpPart
    Parts 11
Mereka sudah bersama sejak sekolah menengah pertama, tiga orang dari latar belakang kelurga yang berbeda. Park Chanyeol Dia putra pertama dari seorang dosen di Universitas Sunkyunghwan. Pembawaannya yang tenang dan dewasa membuat dia selalu dijadikan sandaran yang lain. Tapi jangan salah, kalau sudah bertemu dengan dua sahabatnya itu, sikap tenang dan dewasanya hilang. Chanyeol bisa berubah menjadi sosok pecicilan yang kalau sedang bicara tak bisa dihentikan. Kim Jongdae Jongdae adalah putra tunggal dari sepasang dokter bedah di Rumah sakit pusat Seoul. Dari kecil dia sudah disiapkan untuk melanjutkan tradisi di keluarganya, menjadi seorang dokter. Di rumah dia tertekan dengan keadaan. Tapi di luar itu, di tengah sahabatnya, dia menjadi sosok yang tak kalah bobroknya dari Chanyeol. Byun Baekhyun Sosok yang paling cantik diantara kedua pria itu. Dia satu-satunya anak perempuan di keluarganya, empat saudaranya laki-laki semua. Tiga kakak dan satu adik. Ayahnya seorang pengusaha tembikar yang namanya sudah sangat terkenal di Busan. Ibunya seorang psikiater dan dia sendiri memilih design sebagai jalur karirnya. Baekhyun sosok periang yang mudah sekali bergaul dengan orang lain. Dia menjadi sosok yang paling dimanja, baik oleh keluarganya ataupun kedua sahabatnya. Tubuhnya yang kecil, mungil dengan pipi merona alami membuat orang lain tak percaya kalau sekarang ini usianya sudah menginjak dua puluh enam tahun. Lebih gilanya, adik dan dua sahabat baiknya itu selalu memaksa Baekhyun memanggil mereka 'oppa'. "Oppa kepalamu itu!" seru Baekhyun satu hari saat Chanyeol memaksanya memanggil 'oppa'. "Ayolah! Kau benar-benar terlihat masih kecil Baekhyunie. Call me oppa! oppa juseyo!" plak! Baekhyun mendelik tajam sambil memukul kepala Chanyeol. Gadis itu kemudian berdiri diatas bangku taman demi menyamakan dirinya dengan Chanyeol. "Sekali lagi kau bicara seperti itu, mati kau!"
(End) My Punishment by LordJoongie84
LordJoongie84
  • WpView
    Reads 149,871
  • WpVote
    Votes 9,908
  • WpPart
    Parts 7
"Daddy" Chanyeol menatap bocah empat tahun yang menatapnya dengan mata berbinar itu. Lelahnya luruh seiring dengan rentangan tangan kecil itu di hadapannya. Dia tak punya pilihan lain selain membalas tatapan itu dengan sebuah senyuman. Tak menunggu lama, tubuh gempal itu sudah terayun di pelukannya. Bocah itu terkekeh bahagia dalam rangkulan pria tinggi berambut ikal itu. "Jaehyunie!" "Eomma! Daddy datang!" seru bocah itu dalam dekapan Chanyeol. Perempuan yang di panggil 'eomma' oleh bocah itu, hanya menatap Chanyeol sekilas lalu kembali masuk ke dalam rumahnya. "Eomma sudah masak enak. Ayo masuk daddy!" "Ehm. Daddy tanya, Jaehyunie tidak merepotkan eomma selama daddy pergi?" "Tidak. Jaehyunie jadi anak yang baik." "Bagus. Daddy bangga pada jagoan daddy ini." "Daddy!" "Oleh-oleh." "Aigoooo! Daddy membawakan figur deadpool untukmu. Kau pasti menyukainya." "Jaehyunie ayo masuk!" "Daddy! Eomma memanggil!" bocah berambut jamur itu mengerjap lucu. Chanyeol tersenyum dan membawa anak itu masuk ke dalam rumah. "Nasi goreng kimchi. Yeaaayyyy!" pekik Jaehyun dari pelukan Chanyeol. Pria itu mendudukkan Jaehyun di kursi khusus untuknya, lalu dia duduk di samping jagoan kecilnya. "Daddy juga menyukai nasi goreng kimchi buatan eomma?" "Ehm. Tentu saja." Chanyeol melirik ibu Jaehyun. Perempuan yang sudah lebih dari empat tahun itu tak pernah merubah ekspresi wajahnya bila berhadapan dengannya. Dingin dan tak acuh. "Eomma tidak menyiapkan sarapan untuk daddy?" Tanya si kecil Jaehyun. Si ibu langsung berdiri dari duduknya, dan kembali dengan sepiring nasi goreng kimchi. "Ck...ck... Eomma lagi-lagi tak membuatkan daddy telur mata sapi. Ehm." Perempuan itu mendesah pelan, lalu memotong telurnya menjadi dua dan membaginya ke piring Chanyeol. "Daddy jangan khawatir, nanti aku akan mengingatkan eomma untuk membuatkan telur yang utuh untuk daddy." Chanyeol mengusap kepala Jaehyun. Senyumnya terkembang tipis. "Selamat makan daddy!" "Ehm. Selamat makan jagoan!"