KenzoAhza's Reading List
123 stories
Collapse  by crlzaa
crlzaa
  • WpView
    Reads 6,757
  • WpVote
    Votes 502
  • WpPart
    Parts 42
source of actress and actor by J.K Rowling about fanfic : chapter inspired by dramione a little spoiler : "if i still had the necklace maybe i would change you into a better person, draco" "what if i go, you will lose me?" "sure, always, never dies. did you know? if you lie down then i'll lie with you or i'll be reincarnated a second time deathly hallows to raise you from the dead, draco" "promise me you won't do that" "i'll do anything, anything draco" Setelah kegelepan sempat menguasai Hogwarts di tahun ke-7 dimana Voldemort You-Know-Who membawa pasukan Death Eathers keluar dari Azkaban dan membobol perlindungan Hogwarts. Dimana Harry Potter dan sahabatnya berburu Horcrux Voldemort dan akhir kisah Lord Voldemort tewas saat nagini (the last horcrux) berhasil di bunuh oleh Neville Longbottom dengan Pedang Gryffindor. Waktu berlalu begitu cepat 19 tahun setelah Perang, Keadaan kembali normal dan banyak perubahan baik dari Hogwarts ataupun Ministry Of Magic yang sebelumnya di kuasai oleh Dolores Umbridge dan Auror lainnya kini telah di ubah dan tatanannya semakin baik ketika Harry Potter menjadi bagian dari Kepala Auror Ministry Of Magic. Begitupun dengan Muggle's World yang tenang dan Freedom of Muggle's Born tanpa adanya hinaan "Mudblood" atau perbedaan antara Darah Murni atau Darah Lumpur
A Book That knows Me too Well by seeyiil_
seeyiil_
  • WpView
    Reads 581
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 10
Draco malfoy tidak pernah menulis untuk dibaca orang lain. diary itu seharusnya aman di dalam tasnya, terkunci bersama pikiran-pikiran yang tak pernah ia ucapkan, terutama tentang satu nama yang selalu ia hindari untuk disebut. tapi hogwarts express pagi itu ceroboh. sebuah gerbong, sebuah momen lengah, dan diary itu hilang. draco memilih mencarinya sendiri. tanpa Blaise, tanpa Lorenzo, tanpa siapapun. karena ada rahasia yang terlalu memalukan untuk diketahui siapa pun, apalagi jika mereka tahu tentang dia. di sisi lain, Hermione menemukan sebuah buku tanpa nama. tanpa identitas. hanya tulisan tangan yang rapi dan jujur dengan cara yang aneh. ia membacanya sekilas, lalu beberapa halaman lagi. bukan karena penasaran, tapi karena tulisan itu terasa... familiar, meski ia tak tahu ditujukan untuk siapa. beberapa tokoh ada yang tidak berasal dari j.k rowling. sisanya adalah tokoh dari j.k Rowling
Be My Mom by gonei88
gonei88
  • WpView
    Reads 28,602
  • WpVote
    Votes 2,837
  • WpPart
    Parts 36
"Would you be My Mom?" -SHM- 051225 #1 dramione 090925 #1 hermionegranger 070625 #1 hermionegranger Disclaimer : All character Harry Potter belongs J.K Rowling
5 am, waking up (Terjemahan)  by rscxpie
rscxpie
  • WpView
    Reads 13,137
  • WpVote
    Votes 1,410
  • WpPart
    Parts 15
Completed | A Dramione fiction by @mysterious_intentions on AO3 --- Dia tidak menginginkan ini. Tidak pernah. Hermione Granger bukanlah orang asing- ia adalah teman sekelasnya, seseorang yang dia ajak bicara secara teratur sebelumnya, seseorang yang dia lihat setiap hari, seseorang yang tidak berteman jauh dengannya, tetapi seseorang yang juga bukanlah bukan siapa-siapa. Tapi sekarang, dihadapkan dengan kesempatan untuk menguasai superioritasnya, dia mendapati dirinya bertanya-tanya tentang apa yang diributkan itu. Darah murni dan darah lumpur hanyalah...darah. Darah adalah darah, dan darah berwarna merah. Kisah Draco POV yang beranjak dewasa saat ia kembali ke tahun kedelapan Hogwarts dan berjuang untuk hidup setelah perang. --- Find the original version on AO3 https://archiveofourown.org/works/23501158?view_full_work=true Big credit to @mysterious_intentions who own this amazing fic! <3
Heartlines and Bloodlines by calvrofylla
calvrofylla
  • WpView
    Reads 11,614
  • WpVote
    Votes 862
  • WpPart
    Parts 35
Lima bulan setelah Harry Potter mengalahkan Lord Voldemort, Kementerian Sihir yang baru mengadili para Pelahap Maut sepenuhnya dengan harapan dapat menghapuskan supremasi Darah Murni dari masyarakat. Kembali sebagai Ketua Murid Perempuan di Hogwarts untuk tahun terakhirnya, Hermione seharusnya merasa gembira. Sebaliknya, dia mendapati dirinya disiksa oleh rasa bersalah ketika dia tidak dapat memulihkan ingatan orang tuanya dan dipaksa mengikuti rencana hukuman Kementerian yang korup. Sedikit yang dia tahu bahwa ini adalah badai yang sempurna untuk membawanya ke jalan gelap ritual Sihir Darah dengan mantan Pelahap Maut berambut pirang, bermata abu-abu, penyihir yang paling dia benci. TERJEMAHAN karya LadyMorphia on AO3 Cover by L Lazy_Dragon_Art
Barely Sixty Percent Match by topazZz1105 (Terjemahan Indonesia) by sweetseptgirl
sweetseptgirl
  • WpView
    Reads 2,738
  • WpVote
    Votes 248
  • WpPart
    Parts 34
Ringkasan: Ketika Kementerian Sihir menemukan solusi yang cukup brilian untuk krisis populasi - menjodohkan penyihir - penyihir muda yang belum menikah dengan tujuan reproduksi, Hermione hampir tidak percaya. Dia pasti tidak pernah membayangkan bahwa lamaran pernikahan pertama yang akan dia terima datang dari tidak lain adalah Draco Malfoy. Yang tidak pernah dia bayangkan dalam sejuta tahun adalah... bahwa dia benar-benar akan menerimanya. Temukan dan beri dukungan pada karya asli: "Barely Sixty Percent Match" oleh topazZz1105 Original work on AO3 https://archiveofourown.org/works/57642901/chapters/146682373 credits belong to the author, topazZz1105 ✅ Telah mendapatkan ijin dari penulis untuk menerjemahkan cerita ini
Presque Toujours Pur - ShayaLonnie (Complete) by regulusandromeda
regulusandromeda
  • WpView
    Reads 7,375
  • WpVote
    Votes 948
  • WpPart
    Parts 38
Penyiksaan Bellatrix terhadap Hermione mengungkap sebuah rahasia yang telah lama disembunyikan. Penyihir muda itu akhirnya mengetahui asal-usulnya yang sebenarnya, dalam sebuah kisah yang merentangkan awal dan akhir dari perang Dunia Sihir. Saat Hermione menyibak tabir masa lalu ayah kandungnya-dan sihir darah terlarang yang pernah ia gunakan-ia pun menyadari bahwa warisan kelam itu akan menentukan masa depannya. Beta Reader: Fluffpanda, Nykizta, azuthlu, Tiffany, Rachael, Krystle, Miranda, dan eleventyJJ (Karya ini merupakan sepenuhnya milik ShayaLonnie, saya hanya menerjemahkan karya beliau karena kecintaan saya terhadap cerita cerita yang dibuat, )
The Right Thing To Do by LovesBitca8 (terjemahan bahasa Indonesia) by awuwul
awuwul
  • WpView
    Reads 2,391
  • WpVote
    Votes 232
  • WpPart
    Parts 36
Original Link : https://archiveofourown.org/works/11472648/chapters/25724661 Karya ini milik LovesBitca8 Hermione kembali merasakan dentuman di telinganya. Dia akan melihatnya untuk pertama kalinya sejak di Great Hall, kurus dan tampak menderita di meja Slytherin dengan ibunya memegangi lengannya. Dia tidak bermaksud mencarinya. Tidak di koridor, tidak di bawah selimut putih orang-orang yang gugur, tidak dalam perjalanan menuju Ruang Rahasia bersama Ron, tetapi dia memang gadis yang bodoh.
All the Wrong Things (The Rights and Wrongs series) #2 by cokec4in
cokec4in
  • WpView
    Reads 76,871
  • WpVote
    Votes 850
  • WpPart
    Parts 24
This is NOT MY STORY. This is written by Lovesbitca8. I own none of this writing. All the credits go to the author of this story: Lovesbitca8. Also credits to jkr for hp characters. feel free to comment Also I was confused when i first tried to read the series so heres a brief explanation. The Right Thing To Do is the first book in the series. Its in Hermione's POV. The next book in the Series is All the Wrong Thing and its Dracos POV of the story and the third book is The Auction and its a dark universe version of the story. I think lol. I only posted this because i know that not everyone has A03 and i cant seem to find this story here on wattpad. Sequel to "The Right Thing to Do" - Draco's POV. Part 2 of the "Rights and Wrongs" series.
Mated to Malfoy Unedited by mudblood_and_proud9
mudblood_and_proud9
  • WpView
    Reads 569,336
  • WpVote
    Votes 10,959
  • WpPart
    Parts 17
A Dramione Veela story. Enjoy :) Disclaimer- I don't own the Harry Potter characters. I own the plot. -Kaylie