Bucin
3 stories
Cewek Barbar VS Ketua OSIS [✓] by GiAnggini
GiAnggini
  • WpView
    Reads 3,717,005
  • WpVote
    Votes 297,745
  • WpPart
    Parts 34
Lengkap📌 Hanya cerita klasik, benci jadi cinta. Kata orang, "Jangan terlalu benci, nanti malah cinta." Kinara percaya? Yang pasti tidak. Tapi karena ia terus-menerus berurusan dengan Fahri si ketua OSIS, rasa benci Kinara berangsur-angsur memudar berubah menjadi rasa aneh dalam dirinya. Cinta(?) 09/20 #1 in troublegirl 09/20 #1 in ceritapendek 09/20 #14 in random 10/20 #1 in acak 10/20 #1 in coolboy 10/20 #17 in badgirl 10/20 #1 in teenfiction 11/20 #3 in watty 2020 12/20 # 1 in mostwanted 12/20 #1 in watty2019 01/21 #1 in badboy 01/21 #1 in getaran 01/21 #13 in sma 01/21 #20 in roman 03/21 #2 in romance ------------------------------------------------------------- Aku nulis hanya sekedar mengisi kegabutan dan kebosanan aja. Jadi, kalau semisalnya ada kata yang kurang nyambung, typo dan sebagainya mohon dimaafkan. Hak cipta dilindungi undang-undang. DILARANG KERAS MENGCOPY CERITA INI. ------------------------------------------------------------- 23/Des/19 - 23/Ags/20 📝
Mantan tapi Menikah by Ami_Rahmi98
Ami_Rahmi98
  • WpView
    Reads 11,732,391
  • WpVote
    Votes 1,005,993
  • WpPart
    Parts 68
Harga diri Ana jatuh pada titik terendah. Ana harus menerima kenyataan bahwa kantor baru tempatnya bekerja dipimpin oleh sang mantan. Jika hanya sekedar mantan tidak masalah, namun dia adalah sosok mantan yang pernah Ana khianati dulu. Dia adalah Saka. Keyakinan yang Ana pegang teguh sejak lama bahwa ia telah move on perlahan-lahan memudar. Saka begitu dingin, namun sikap dingin itu selalu mampu menarik perhatian Ana. Pertemuan setelah sekian tahun ini membawa Ana pada sebuah kata menyesal. Ana menyesal pernah mengkhianati Saka. Capek-capek move on dari mantan, Eh, ujung-ujungnya menikah.
Iris [SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU] by beliawritingmarathon
beliawritingmarathon
  • WpView
    Reads 8,535,942
  • WpVote
    Votes 772,399
  • WpPart
    Parts 45
Bagi Iris, Rangga adalah dunianya. Sementara bagi Rangga, Iris adalah semestanya. Keduanya jatuh cinta dengan cara paling sederhana. Lewat tatapan mata yang kemudian diwujudkan dalam hangatnya genggaman tangan. Namun ketika waktu bergerak lambat, mereka tersadar, bahwa mereka memang tak bisa mencintai dengan cara yang paling sederhana, karena ternyata terlalu banyak syarat untuk jatuh cinta.