Erm ?
4 stories
GOODBYE DANIEL by Eriscafebriani
Eriscafebriani
  • WpView
    Reads 172,971
  • WpVote
    Votes 26,461
  • WpPart
    Parts 16
PREKUEL DEAR NATHAN (SUDAH TERBIT) Hal terberat dari kehilangan bukanlah perasaan ditinggalkan, tetapi berusaha menjalani kehidupan dengan sisa kenangan yang masih tersisa di ingatan. Seandainya Nathan tahu waktu memang sesingkat itu, dia akan membuat lebih banyak kenangan dengan Daniel. Nathan tidak akan marah jika hanya segelas susu cokelat yang terhidang di atas meja makan. Dia tidak akan kesal jika Daniel mengganti acara televisi dengan tayangan kuis interaktif karena menonton Power Rangers bisa nanti tapi menonton bersama Daniel hanya punya waktu terhitung jari. Dia akan memilih mengalah membiarkan Daniel berada di posisi paling utama untuk menyambut kepulangan Papa dari kantor sambil memegang tas kerja. Dia akan membiarkan Daniel meminjam seluruh kaus bistro kesayangannya bahkan tanpa harus meminta izin. Karena kini dia tidak bisa melakukan itu lagi. Daniel pergi meninggalkan kamarnya yang rapi tanpa sentuhan. Handuk yang masih dijemuran. Tuts piano yang tidak pernah lagi berbunyi. Kolor biru yang setia tergantung di belakang piano menunggu diambil oleh sang empunya. (Prekuel dari cerita Dear Nathan)
DEAR NATHAN by Eriscafebriani
Eriscafebriani
  • WpView
    Reads 33,962,848
  • WpVote
    Votes 871,803
  • WpPart
    Parts 44
(Telah Terbit dan Difilmkan) Berawal dari keterlambatan mengikuti upacara pertama di sekolah baru, Salma Alvira bertemu dengan seorang cowok yang membantunya menyelusup lewat gerbang samping. Selidik punya selidik, cowok itu ternyata bernama asli Nathan; murid nakal yang sering jadi bahan gosip teman-teman terdekatnya. Beberapa rangkaian kejadian pun terjadi yang justru mengantarkan Salma untuk menjadi kian lebih dekat dengan Nathan. Dua kepribadian yang saling bertolak belakang, seperti langit dan bumi; yang tidak bisa bersatu tapi saling melengkapi. Novel ini mengisahkan tentang masa indah putih abu-abu, persahabatan, pelajaran kehidupan dan pentingnya untuk selalu menghargai perasaan.
Twelve Missions of Z's Generation by ariasopann
ariasopann
  • WpView
    Reads 409,530
  • WpVote
    Votes 91,646
  • WpPart
    Parts 40
Setelah penelitian Profesor Albert Mattew (salah satu profesor ternama) muncul di permukaan publik dan terdengar hingga ke pemerintah kota Gregarious. Bryan Alkessio, sang Walikota mengumumkan secara resmi akan melakukan program pendampingan khusus anak Generasi Z yang lahir pada tanggal 13 dikarenakan dianggap sebagai generasi yang memiliki pemikiran hebat dan membawa pengaruh besar di masa depan. Alih-alih melakukan pendampingan, justru ternyata pemerintah memiliki niat tersendiri untuk memusnahkan seluruh Generasi Z tersebut karena dianggap menjadi ancaman besar bagi kebijakan pemerintahan yang ditelah dibuat olehnya selama bertahun-tahun. Seluruh anak-anak Generasi Z di kota Gregarious merasa terancam keberadaannya dan mulai menyelamatkan diri masing-masing hingga hanya tersisa 12 anak yang masih hidup. Mereka dipertemukan di dalam satu tempat dan bertahan hidup di tengah kekacauan kota. Setelah mereka menyadari bahwa mereka adalah orang-orang yang dapat menyelamatkan kota, mereka mulai menjalankan misi masing-masing.
Jelek, Bodo Amat. (Completed)  by SeySeyi2560
SeySeyi2560
  • WpView
    Reads 10,191,191
  • WpVote
    Votes 483,702
  • WpPart
    Parts 23
Dulu di bully sekarang berubah jadi bidadari. Yak iyalah bgst karena cantik itu butuh proses dan waktu, makanya jangan ninggalin yang baik demi sesuatu yang menarik. karena bunga butuh waktu buat mekar. Cover by @NabilNp