elsezyyyy
- Reads 2,143
- Votes 287
- Parts 15
Di sebuah rumah yang selalu penuh tawa, tinggal tujuh saudara yang tidak biasa.
Suatu malam, ketika hujan deras mengguyur kota, listrik padam tiba-tiba. Rumah menjadi gelap gulita.
"Aku takut!" seru Haechan sambil meraih tangan Jisung.
"Tenang, aku di sini," jawab Jisung sambil menepuk bahunya.
Mark langsung menyalakan senter di ponselnya. "Semua kumpul di ruang tamu, jangan berpencar," katanya tegas.
cerita ini adalah sebuah khayalan.
jangan di bawa serius.
cukup dia aja yang seriusin kamu.
semua foto di ambil dari pinterest.