Daftar bacaan NinsJo
2 stories
Lies, Memories, and Him by NinsJo
NinsJo
  • WpView
    Reads 76,866
  • WpVote
    Votes 12,384
  • WpPart
    Parts 36
"Kau adalah istriku, Meera. Mulai hari ini dan seterusnya, kau hanya milikku." Kecelakaan maut merenggut seluruh memori tentang siapa dirinya. Terbangun tanpa nama dan tanpa masa lalu, ia mendapati dirinya berada dalam genggaman El Morris Lysander-pria dingin bermata tajam dengan kekuasaan tanpa batas yang mengaku sebagai suaminya. Bagi Morris, amnesia wanita itu bukanlah sebuah musibah, melainkan hadiah terindah dari takdir. Kesempatan sempurna untuk menghapus identitas asli sang istri tanpa sisa, menguncinya dalam sangkar emas megah di atas tebing terisolasi, dan melukis ulang takdir wanita itu sesuai kehendak sang predator. Kini, ia hidup sebagai 'Meera', wanita yang terperangkap dalam kemewahan bernuansa obsesi dan dominasi. Namun, meski ingatannya terhapus total, naluri liarnya yang berbahaya tidak bisa dibodohi. Di balik sentuhan hangat dan janji-janji protektif Morris, ada bisikan gelap dari dalam dadanya yang terus memperingatkan: pria yang mendekapnya setiap malam adalah bahaya terbesar dalam hidupnya. Ketika seluruh kehidupannya dibangun di atas jaring kebohongan yang rapi, mampukah ia membongkar rahasia kelam sang suami sebelum dirinya terkubur selamanya dalam ilusi?
The Second Chance of Sarai by NinsJo
NinsJo
  • WpView
    Reads 441,425
  • WpVote
    Votes 29,990
  • WpPart
    Parts 44
Sebagai model papan atas, hidup Sarai tampak sempurna. Namun, di balik gemerlap lampu sorot, ia hanyalah wanita naif yang dibutakan oleh cinta palsu. Cristian, pria yang ia puja, berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Tak hanya itu, Cristian ternyata hanya mengincar saham miliknya. Terlambat menyadari ketulusan Erland, suami sah yang selama ini ia sia-siakan, Sarai didepak dalam kehancuran total. Penyesalan terbesarnya terkubur bersama rongsokan mobil di atas aspal basah dalam sebuah kecelakaan maut yang merenggut nyawanya. Namun, kematian justru menjadi awal yang baru. Tuhan mengabulkan doa keputusasaannya, melempar jiwa Sarai kembali ke masa sebelum petaka itu terjadi. Terbangun dengan ingatan masa depan yang utuh, Sarai bukan lagi wanita naif yang bisa didikte ego. Dengan langkah anggun namun mematikan, ia bertekad memutus rantai manipulasi, menyingkirkan para pengkhianat berwajah malaikat, dan menuntut pembalasan yang setimpal. Di atas puing penyesalannya, misi terbesar Sarai kini dimulai: pulang dan merebut kembali hati Erland. Mampukah ia menulis ulang takdirnya?