RuangYudhi
El selalu berpikir bahwa ia harus siap sebelum melangkah
Alisa selalu berpikir bahwa ketulusan akan menemukan jalannya sendiri
Mereka tidak tahu bahwa cara berpikir itulah yang suatu hari akan mempertemukan sekaligus menjauhkan mereka
Di antara banyak percakapan, banyak diam, dan banyak hal yang tidak pernah benar-benar selesai dibicarakan, keduanya dipaksa berhadapan dengan pertanyaan yang sama:
Apakah perasaan saja cukup untuk membuat dua orang tetap berjalan ke arah yang sama?
Ataukah ada hal-hal lain yang lebih penting daripada itu?
Sebuah kisah tentang waktu, pertumbuhan, dan dua manusia yang sedang belajar memahami arti hadir dalam hidup seseorang