khansacakai
Bagaimana jika 4 angka sederhana ternyata menyimpan seluruh perjalanan persahabatan seseorang?
Bagi Kryssa Arumee Islami, tanggal bukan sekadar angka di kalender. Ada empat tanggal yang selalu memiliki tempat khusus dalam hidupnya: 18, 14, 28, dan 24. Masing-masing membawa cerita tentang persahabatan yang tumbuh di empat fase berbeda dalam hidupnya.
Semuanya bermula ketika Kryssa masih SD. Setiap tanggal 18, ia dan sahabat-sahabatnya memiliki kebiasaan sederhana yang kemudian menjadi kenangan paling berharga. Mereka tertawa, bertengkar, saling membantu, dan membuat janji untuk tetap bersama meski suatu hari mereka harus berpisah.
Memasuki SMP, tanggal 14 menjadi simbol persahabatan baru. Kryssa bertemu orang-orang yang membuat masa remajanya penuh warna. Namun, semakin mereka tumbuh dewasa, semakin banyak rahasia, kesalahpahaman, dan perubahan yang menguji hubungan mereka.
Saat SMA, tanggal 28 menyimpan cerita yang jauh lebih dalam. Persahabatan mulai berhadapan dengan pilihan masa depan, cinta pertama, persaingan, dan ketakutan akan perpisahan. Apakah mereka benar-benar akan tetap bersama setelah kelulusan?
Kemudian datang masa kuliah. Setiap tanggal 24 menjadi pengingat bahwa persahabatan tidak selalu berarti selalu berada di tempat yang sama. Kesibukan, jarak, impian, dan kehidupan masing-masing perlahan membuat mereka berjalan ke arah berbeda.
Namun, bertahun-tahun kemudian, Kryssa kembali melihat keempat tanggal itu.
Mengapa 18, 14, 28, dan 24 begitu penting?
Apakah semua pertemuan itu hanya kebetulan?
Siapa sahabat yang benar-benar bertahan hingga akhir?
Apakah janji masa kecil masih memiliki arti ketika semua orang telah berubah?
Dan ketika satu rahasia dari masa lalu akhirnya terungkap, akankah Kryssa mampu mempertahankan persahabatan yang telah menemaninya sejak kecil?
Empat angka. Empat fase kehidupan. Empat tanggal spesial.