acascribblesky
Tawa mereka adalah topeng yang sempurna. Luka mereka adalah rahasia yang tak terungkap. Keluarga seharusnya menjadi rumah yang aman, tetapi bagi mereka, itu adalah medan perang. Bersama, mereka melawan garis takdir yang kejam. Sendiri, mereka hancur berkeping-keping menjadi debu. Akankah persahabatan mereka cukup kuat untuk memecahkan rantai takdir, ataukah mereka akan selamanya terperangkap dalam lingkaran kepalsuan dan kesakitan?