Historias de Agung

Buscar por etiqueta:
agung
WpAddlenteng
WpAddsunter
WpAddjati
WpAddjual
WpAdd0877-7493-9533
WpAdddị
WpAddlampung
WpAdd
WpAddkeranda
WpAddkebon
WpAddplafon
WpAddpvc
WpAddjasa
WpAddkain
WpAddkota
WpAddharga
WpAddtempat
WpAddcleaning
WpAddjenazah
agung
WpAddlenteng
WpAddsunter
WpAddjati
WpAddjual
WpAdd0877-7493-9533
WpAdddị
WpAddlampung
WpAdd
WpAddkeranda
WpAddkebon
WpAddplafon
WpAddpvc
WpAddjasa
WpAddkain
WpAddkota
WpAddharga
WpAddtempat
WpAddcleaning
WpAddjenazah

1.2K Historias

  • Kumpulan Puisi-Puisi Pendek Karya Agung Gema Nugraha por Agunggemanugraha007
    Agunggemanugraha007
    • WpView
      LECTURAS 2
    • WpPart
      Partes 1
    KUMPULAN PUISI PENDEK PILIHAN MENYENTUH JIWA KARYA AGUNG GEMA NUGRAHA BUKU Buku adalah jendela kalbu Dengannya aku membuka waktu Dalam rasa sunyi tak menentu Dia setia menemaniku Buku cinta pertamaku Saat remaja mulai berbunga Cakrawala berhiaskan permata Mungkin hingga tiba masa senja Biarkan dia di sampingku berada SAYA MELIHAT HANTU Kepala besar, kepala besar Periuk lima meter badanku bergetar Di balik jendela malam, hitam legam Saya melihat hantu : huhu huhu huhu PATRAKOMALA Patrakomala, Patrakomala Di mana kamu berada? Langit di bawah kaki surga bertanya dalam cinta kasihnya Bandung lautan api Patrakomala bagai warna matahari Semangat pujaan hati Patrakomala, Patrakomala PUISI PENDEK "KERING DALAM HUJAN" Bandung hujan tetapi hatiku kekeringan Dahaga menyandera langkah harapan Hangus dibakar panas gejolak kerinduan ELEGI AURORA Ada kelopak mawar jatuh Saat alunan orkestra mulai dimainkan Satu-persatu ronanya luruh tertiup angin lalu terbang mengikuti nada-nada Bersama gemericik hujan di kaca jendela SEPUCUK API Sepucuk api menerangi ruang hatinya Gelapnya penantian lebur dalam basuhan cahaya Sepucuk api menari meriahkan sunyi Beriring lirih semilir angin padamkan luka di kelam jiwa SEHELAI RAMBUT Dompet kulit adalah mustika yang terjahit Melangkah ia dengan mata berparit bekas derita seribu malam Sehelai rambut menjadi jimat keramat Anaknya lama tak jumpa Kini sudah besar memancar karisma RATAP LANGIT Sehelai rambut setipis jalan kerinduan Lelaki menelusuri hari-hari sepi Ratap langit ratap langit Rayap-rayap menggerogoti jati hati yang pernah patah dikhianati Sehelai rambut ia ikatkan Di dua ujung kayu rapuh itu TING Ting Adalah remaja yang hilang bunganya Ting Menjadi penyair angin dingin mendesir