Al-azhar Stories

Refine by tag:
al-azhar
al-azhar

3 Stories

  • Pesantren Rock n Roll (TXT x Xdiz) by kataihitam
    kataihitam
    • WpView
      Reads 29
    • WpPart
      Parts 3
    [Hueningkai TXT x Jooyeon Xdinary Heroes] Kai Kamal Huening Al-Azhar bin Nabil merupakan seorang anak pendiri Pesantren Al-Azhar yang awalnya tidak punya teman. Suatu hari, seorang pemuda satanis Death Metal bernama Ahmad Jooyeon masuk ke pesantren karena dipaksa ayahnya. Untungnya, Kamal juga berjiwa metal di balik tampilan dan bicaranya yang agamis. Kamal dan Ahmad Jooyeon pun menjadi sahabat di Pesantren Al-Azhar yang melalui suka dan duka bersama. [Kemungkinan ada cameo member TXT/Xdiz yang lain, atau member dari grup senior keduanya, so stay tune!]
  • Antara Riyadh dan Kairo by Aisyah0224
    Aisyah0224
    • WpView
      Reads 14,348
    • WpPart
      Parts 28
    keinginanku ingin sekolah di negeri Piramida, apakah aku bisa...? sedangkan aku hanya putri dari seorang buruh cuci pakaian santri... -Kairo- keinginanku ingin sekolah di Haramain...seperti para ulama bangsa -Riyadh- kisah ini tentang kehidupan indah di pesantren, yang dihiasi keikhlasan di setiap detiknya nya, persahabatan, cita dan cinta berbaur dalam satu.
  • Antara Aku Dan Mereka by blupearl
    blupearl
    • WpView
      Reads 198
    • WpPart
      Parts 1
    Dengan hati yang berat, Adawiyah telah memutuskan untuk meneruskan pengajiannya di Universiti Al-Azhar, setelah mendapat tahu bahawa orang yang dia cintai setelah sekian lama - Muhammad Ameer - telah menjadi tunangan orang. Lebih menyedihkan baginya, tunangan Ameer merupakan sahabat baiknya sendiri. Hal ini menyebabkan Adawiyah memutuskan untuk pergi jauh bagi mengubatkan hatinya yang sedang luka. Di Mesir, hati Adawiyah sedikit terubat dengan kehadiran Ammar. Sungguhpun begitu, dia masih tidak dapat melupakan Ameer. Segala kebaikan yang dilakukan oleh Ammar terhadapnya menguatkan lagi perasaan rindu terhadap Ameer. Di Al-Azhar juga, Adawiyah diberitahu bahawa Ameer juga sedang meneruskan pengajian di Al-Azhar, dan lebih mengejutkan lagi, mereka berada di dalam fakulti yang sama! Kini, hanya satu persoalan yang bermain di minda; Ameer atau Ammar?