haziepiee
"Di balik setiap aturan yang kaku, ada hati yang tak sanggup menahan kekacauan."
Bagi Arga, menaklukkan Letta adalah tugas wajib demi ketertiban sekolah. Tapi bagi Letta, meruntuhkan tembok dingin Arga adalah misi pribadi.
Di antara interogasi di ruang OSIS yang sunyi dan tatapan mata yang tertahan di koridor sekolah, Arga mulai menyadari sebuah anomali: detak jantungnya berdegup tidak sesuai ritme setiap kali Letta berada di dekatnya.
Mampukah Mr. Precise mempertahankan presisinya saat perasaannya mulai bergerak di luar kendali? Atau ia akan membiarkan Letta menjadi satu-satunya kekacauan yang paling ia cintai?