Arka Stories

Refine by tag:
arka
WpAddsokaklar
WpAddbölüm
WpAddizle
WpAdd311
WpAdd312
WpAdd310
WpAdd308
WpAddsma
WpAddremaja
WpAddlove
arka
WpAddsokaklar
WpAddbölüm
WpAddizle
WpAdd311
WpAdd312
WpAdd310
WpAdd308
WpAddsma
WpAddremaja
WpAddlove

107 Stories

  • Toko Roti Di Sudut Kota by RakhaAlif
    RakhaAlif
    • WpView
      Reads 62
    • WpPart
      Parts 7
    Bagi Bulan, hidupnya berjalan biasa saja. Di sekolah, ia hanyalah siswi invisible yang suka bersembunyi di pojok kantin. Di luar sekolah, dunianya hanya berputar di toko roti kecil milik keluarganya di sudut kota. ​Lalu, datanglah Arka. ​Siswa pindahan baru sekaligus bintang basket sekolah yang dikelilingi cewek-cewek populer. Jarak mereka bagaikan langit dan bumi. Bulan tahu diri; mengharapkan cowok sepopuler Arka menyadari keberadaannya adalah hal yang mustahil. ​Namun, takdir suka bercanda. Di suatu sore yang gerimis, lonceng toko roti berbunyi dan Arka berdiri di sana dengan jaket yang basah. ​Pertemuan tak terduga itu ternyata bukan yang terakhir. Aroma hangat roti manis perlahan membawa Arka kembali datang, lagi dan lagi. Di sudut kota yang sepi, di antara meja kayu tua dan obrolan hangat, dua dunia yang berbeda ini perlahan mulai mengikis jarak.
  • SENYUM KAKAK by melodyaurora
    melodyaurora
    • WpView
      Reads 61
    • WpPart
      Parts 12
    SENYUM KAKAK Chika pikir jatuh cinta itu sederhana. Sampai dia bertemu Arka. Awalnya Arka hanya seorang cowok yang kebetulan sering muncul di tempat yang sama dengannya. Namun, dari obrolan sederhana, pertemuan yang tidak disengaja, sampai berbagai kejadian konyol, keduanya perlahan menjadi semakin dekat. Chika mulai menyukai Arka. Arka ternyata juga menyukai Chika. Semuanya seharusnya berjalan lancar kalau saja Chika tidak mempunyai seorang kakak bernama Meyka. Meyka adalah tipe kakak yang terlalu protektif, terlalu kepo, dan terlalu suka ikut campur dalam urusan percintaan adiknya. "Siapa cowok yang tadi?" "Teman." "Teman kok senyum-senyum?" "Memangnya kenapa?" "Curiga." "Kak Meyka!" Bagi Chika, Meyka memang menyebalkan. Tapi di balik semua keusilannya, Meyka adalah kakak yang selalu ada ketika Chika membutuhkan tempat untuk pulang. Sementara Arka perlahan hadir sebagai seseorang yang membuat hari-hari Chika menjadi lebih berwarna. Di antara kisah cinta yang manis, persahabatan yang berisik, keluarga yang hangat, kecemburuan kecil, salah tingkah, dan tingkah Meyka yang selalu berhasil mengacaukan momen romantis mereka, Chika akhirnya belajar bahwa cinta tidak harus selalu penuh drama. Kadang cinta hanya berupa seseorang yang rela menunggu. Seseorang yang selalu membuatmu tersenyum. Dan keluarga yang diam-diam selalu mendukungmu. Karena pada akhirnya, kebahagiaan Chika bukan hanya tentang menemukan seseorang yang dia cintai. Tetapi juga tentang memiliki seorang kakak yang selalu menjaganya... dengan senyum yang tidak pernah berubah.
  • Borrowing Tomorrow by imclawdy
    imclawdy
    • WpView
      Reads 25
    • WpPart
      Parts 3
    (The Off the Record Series #1) "Kesepakatan kita sederhana: lo gak usah nanya masa depan gue, gue gak akan ngerecokin hidup lo. Beres, kan?" Di mata seisi Universitas Cakra Buana, dinamika antara Ilana dan Arka selalu terlihat praktis dan tanpa beban. Mereka makan di warung tenda yang sama, bertukar tumpukan draf skripsi tanpa basa-basi, dan berbagi kunci kosan hanya untuk menumpang tidur beberapa jam setelah lembur riset. Tidak ada drama pacaran, tidak ada panggilan sayang. Hanya dua orang lelah yang sepakat saling memanfaatkan sebagai pelarian: Ilana yang butuh tempat bernapas dari kekacauan utang keluarganya, dan Arka yang butuh ruang sunyi dari kendali ketat ayahnya. Aturan main mereka cuma satu: semua kenyamanan ini punya tanggal kedaluwarsa. Semuanya berjalan rapi sesuai rencana, sampai satu kuota riset luar negeri memaksa mereka berhadapan di meja yang sama sebagai rival. Di tengah adu argumen akademis dan tatapan pura-pura acuh di lorong kampus, mereka baru sadar kalau membangun batasan ternyata jauh lebih mudah daripada bersiap ketika hari perpisahan itu benar-benar tiba di depan mata. Sebuah catatan tentang dua orang yang terlalu sibuk menjaga logika, hingga lupa bahwa waktu pinjaman selalu menuntut bayaran paling mahal.
  • Are You Saved? MY YOUTH by hanbinahhhh
    hanbinahhhh
    • WpView
      Reads 308
    • WpPart
      Parts 4
    *gua gak jago bikin description, kalo terlalu bertele-tele, langsung baca ceritanya ajee. Capcus!* Arkana Gata Wirasena Cowok? Iyalah! Terkenal? Semut nemplok di pohon mangga sekolahnya aja tau dia siapa. Rupawan? Buaaaanget. Idaman? Hm, entah. Yang jelas, dia pentolan nomor satu SMA Triwijaya. Biang keonaran! Semua siswa gentar sama sosok yang satu ini. Banyak guru udah kewalahan mengatasi semua kenakalan yang dilakukannya. Para cewek yang mengagumi pun di pandanganya semata-mata angin lalu saja. Alih-alih mencari ilmu, tujuannya sekolah cuma satu. Membalas dendam lamanya dengan pentolan gak mutu SMA Gamarhaja, Bara! Makanya, tawuran udah jadi makanan sehari-hari cowok ini. Akan tetapi, hari-harinya yang gitu-gitu aja terasa semakin menarik setelah hadirnya si cewek manis berlesung pipit. Disisi lain, Aylana Zaninda Tanisha Merupakan sosok baru di SMA Triwijaya. Bandung ia tinggalkan demi menghindari masalah yang sedang terjadi di keluarganya. Kota metropolit di pilihnya untuk mengasingkan diri dalam waktu lama. Berharap mendapat ketenangan dan warna kehidupan yang baru, tak ayal masalah selalu didapatinya selama bersekolah di sana. Detik berharganya ia habiskan untuk merancang rencana agar bisa menjauh dari cowok super duper aneh ples kasar yaitu, Arka! Tapi hasilnya sia-sia! Nihil! Nggak ada perubahan! Cowok itu kayaknya pengin banget jadi magnet untuk dia. Pertengkaran dan hari-hari mencekam mereka pun tak bisa di hindari. Bahkan para penghuni SMA Triwijaya sering kali menjadi saksi dua insan yang selalu berseteru ini. Siapa sangka, pertengkaran dan segala perseturuan yang terjadi membuat mereka amat mengenal satu sama lain. Another cast : cek di story! :) Warning : bahasa author sendiri (non baku!), gaje, membuat anda kobam, serangan jantung, dan muntah-muntah. Tapi gitu-gitu, DONT COPY MY STORY EUUY
  • MM Keeravani by hat62tony
    hat62tony
    • WpView
      Reads 34
    • WpPart
      Parts 1
  • I wouldn't even nkow what to wish for- Bellarke by Shamilabitch
    Shamilabitch
    • WpView
      Reads 9
    • WpPart
      Parts 1
    Clarke tinha muito sangue em suas mãos. Muito sangue mesmo. Mais do que ela podia suportar. Mais do que qualquer um podia imaginar. Apenas uma pessoa entendia o fardo e o peso disso. Mas ele estava longe. Distante dela o máximo possível. Bellamy não era mais uma opição, eles nem mesmo se falavam mais. Ela queria estar feliz. Queria estar feliz por si mesma. Mais ainda mais por Octavia. Sua amiga merecia isso. Depois da morte de Lincoln, Octavia merecia esse casamento e mais ainda alegria. Mas não. Clarke se sentia morta. Morta por dentro. Se sentia vazia e sufocada pela dor ao mesmo tempo. Sozinha mesmo casada com Wells. Se sentia acima de tudo banhada em sangue. 15 anos, 15 anos se passaram desde Mount Weather, Clarke adulta, casada, a comandante da morte mais do que letal e culpada está perdida. Queria voltar. Fazer as coisas diferentes. Talvez assim Finn, Lincoln, Gina, Charlotte, Maya não tivessem morrido. Talvez ela pudesse tê-los protegidos. Talvez ela não tivesse feito o suficiente para mantê-los vivos. . Talvez voltando no tempo ela consertaria as decisões erradas que fez na vida. Talvez 300 pessoas nunca tivessem tido a vida sugada na sessão 17, talvez ela pudesse parar o míssel e talvez houvesse outro jeito sem ser abaixar aquela alavanca. Ela queria voltar mais do que tudo. Ter a oportunidade de refazer. Voltar há 15 anos e mudar. " Seria esse um pedido para uma essa estrela cadente da sorte?" Uma vez a loira perguntou isso a seu ex-amigo Bellamy Blake. Ele olhou bem fundo em seus olhos como se pudesse cavar profundo em sua alma e respondeu: " Eu não saberia o que pedir." Clarke sabia. Ela sabia muito bem o que escolheria. Voltar. E de repente uma estrela cadente apareceu no céu e realizou seu pedido. E subtamente Clarke tinha 17 anos novamente e pudia mudar tudo de errado que havia feito na vida. Ou piorar ainda mais as coisas. Mas ela tinha que tentar. Ela devia tentar ou morrer tentando.
  • Heart ware  by SheisAPEX
    SheisAPEX
    • WpView
      Reads 271
    • WpPart
      Parts 10
    ♥🥈 Level 1 in The Inkwars Awards ♥🥉Best Romantic chapter in The New Year Spark Awards. ♥🥈Best opening sentence in The Triquetra awards. ~~~~ In this thrilling novel cybernetically modified humans war against the rebelling pure breeds to save the last human race and beat the claims. She is the captain, everyone follows her rules, or at least they pretend to. She's in charge, that's until he shows up, a rival with a dark past, the only person who could dare to challenge her authority. PUBLISHED ONLY ON WATTPAD WITH EXPLICIT COPYRIGHT DECLARATIONS, DO NOT COPY OR READ ON ANY OTHER SITE, BEWARE! https://www.wattpad.com/story/402463204?utm_medium=link&utm_source=android&utm_content=share_writing
  • Senjang yang Diperjuangkan by GuratanSenja_
    GuratanSenja_
    • WpView
      Reads 333
    • WpPart
      Parts 6
    Pernah terbayang tidak, jika sesuatu yang dimiliki sudah bertahun-tahun akan hilang dalam hitungan jam? Itu yang dirasakan Ayla, gadis itu kehilangan semuanya. Tapi Ayla tidak menyerah, dia harus tetap bertahan meski ombak kehidupan terus menerjang. Ditambah dengan hadirnya Arka, pemuda dambaannya yang semakin gencar mempertahankan keadilan di sekolahnya. Apa yang mereka lakukan? Akankah ombak yang menerjang itu akan membuat keduanya berlayar bersama?
  • Untold Love by kusumakim
    kusumakim
    • WpView
      Reads 284
    • WpPart
      Parts 9
    Dira Aleetha Qirani, gadis yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya dengan membuat seorang Edgar Aldian pusing dengan tingkahnya. Semua terasa baik-baik saja kecuali kenyataan bahwa hambar sering kali datang saat ia mengingat mata cokelat yang menatapnya dengan teduh. Siapkah ia bertemu seseorang yang selama ini ia anggap mati? Apa yang harus ia lakukan ketika sahabatnya meruntuhkan dinding kokoh yang seumur hidup ia bangun? "Aku tidak akan percaya pada perempuan, mahluk yang menghabiskan 30 menit berkeliling di dalam minimarket padahal hanya membeli sebungkus pembalut." -Edgar Aldian