anaaagfjaemin
Setelah kepergian sang Ibu dalam sebuah kecelakaan tragis, kebahagiaan keluarga ini ikut musnah. Arion, sang Ayah yang dulunya penuh kasih sayang, berubah menjadi sosok yang dingin, keras, dan penuh amarah, melampiaskan seluruh rasa sakit hatinya kepada Najia, anak bungsu satu-satunya perempuan yang wajahnya terlalu mirip dengan mendiang istrinya. Di tengah rumah yang penuh ketegangan itu, Najia hanya memiliki dua pelindung: Bumi, kakak pertama yang bersikap kasar namun menyimpan rasa sayang yang terbungkus gengsi setinggi gunung, dan Langit, kakak kedua yang lembut, pengertian, dan menjadi satu-satunya tempat berlindung Najia.
Namun, sebuah rahasia besar tersimpan di antara Najia dan Langit. Gadis kecil itu mengidap kanker otak yang mematikan, dan hanya mereka berdua yang mengetahuinya. Demi menyelamatkan nyawa adiknya, Langit terpaksa pergi merantau ke luar negeri, mengejar cita-cita sekaligus mencari pengobatan terbaik, meninggalkan Najia sendirian menghadapi sikap dingin Ayah dan tingkah Bumi yang penuh teka-teki.
Hari-hari berlalu dengan penderitaan batin dan fisik yang harus ditanggung Najia sendirian. Penyakitnya perlahan menggerogoti tubuhnya, sementara kasih sayang yang ia dambakan dari Ayah dan Kakak pertamanya selalu datang terlambat. Saat kebenaran akhirnya terungkap, saat Arion dan Bumi sadar betapa besar kesalahan mereka telah menyia-nyiakan dan menyakiti malaikat kecil di tengah keluarga mereka, semuanya sudah terlalu terlambat. Najia telah terbaring lemah, dan nyawanya tak lama lagi akan berakhir.
Langit pulang membawa harapan dan pengobatan, namun yang disambutnya hanyalah detik-detik terakhir perpisahan. Di akhir hayatnya, Najia memaafkan semuanya dengan tulus, pergi membawa rasa sakitnya namun meninggalkan kasih sayang yang abadi. Kepergiannya menyisakan penyesalan mendalam bagi Arion dan Bumi, serta pelajaran pahit bahwa kemarahan dan gengsi hanya akan membuang waktu, sementara waktu yang hilang tidak akan pernah kembali.