ayunindya09
Berabad-abad lamanya, Kamishiro Isao (Sehun) hidup layaknya hantu di palung laut terdalam dan pesisir sunyi Mokpo. Sebagai vampir ciptaan dengan manik hijau keemasan, ia adalah sebuah anomali mematikan-seorang manipulator atmosfer (aerokinesis) yang memilih mengisolasi diri dari rantai makanan predator murni. Baginya, klan adalah lambang kehancuran, dan sekutu hanyalah variabel tidak efisien yang mempercepat kematian.
Namun, perimeter damai yang dibangun Sehun runtuh dalam semalam ketika sesosok aristokrat bermata violet mendistorsi cahaya di halaman rumahnya.
Byun Baekhyun. Pemimpin klan yang anggun, manipulatif, dan penuh dominasi terselubung. Ia datang bukan untuk memburu kepala Sehun, melainkan membawa sepotong kain goni usang dari masa lalu dan sebuah nama yang paling dihindari Sehun: Alessandro.
"Kalau kau main-main dengan nama itu, aku tidak segan untuk mencabut kepalamu hidup-hidup."
Satu penolakan mutlak dari Sehun memicu penyergapan taktis yang brutal. Terjebak dalam kepungan manipulasi feromagnetik dan lilitan foton cahaya padat, sang pengendali angin akhirnya takluk.
Diseret paksa masuk ke dalam hierarki klan yang paling ia benci, Sehun kini harus menghadapi kalkulasi hidup baru. Apakah Baekhyun benar-benar datang untuk menunaikan wasiat terakhir Alessandro demi melindunginya dari kejaran para Vanatorii? Atau, Sehun hanya sedang dijadikan bidak catur dalam perang kuasa para vampir berdarah murni?
Di dunia tempat predator saling memangsa, hanya ada satu hukum yang absolut: Tunduk pada klan, atau hancur menjadi debu.