Banyakanak Stories

Refine by tag:
banyakanak
banyakanak

1 Story

  • Lebih Banyak Anak, Lebih Banyak Berkat: Mulailah dengan Mencuri Esensi dan Darah by BungaaSalju
    BungaaSalju
    • WpView
      Reads 12
    • WpPart
      Parts 11
    RINGKASAN NOVEL TERJEMAHAN PENULIS: Qin Fu Qing Ye Wange bereinkarnasi ke dunia kultivasi dan menjadi anak perempuan terlantar dari sebuah keluarga dengan bakat yang buruk dan tubuh yang lemah, hanya memiliki sisa waktu hidup lima belas tahun. Dalam keputusasaannya, Sistem Kehidupan Abadi mengikatnya, mengungkapkan jalan untuk menentang surga: punya lebih banyak anak dan aku akan naik ke keabadian! Selama ia memperoleh esensi seorang anak ajaib, ia dapat melahirkan seorang anak yang mewarisi bakatnya dengan sempurna, dan hal itu juga dapat menumbuhkan bakat dan kemampuan dirinya sendiri! Sejak saat itu, pendekar pedang yang penyendiri, sang alkemis yang lembut, murid Buddha yang penuh welas asih... semuanya menjadi "perwujudan gen-gen terbaik" di matanya. Mereka bertarung sampai mati, sementara dia diam-diam mengintai, mengumpulkan sari darah yang tumpah. Ketika pendekar pedang itu batuk darah, dia mengambil sedikit; ketika sang alkemis terluka, dia mengikis sedikit; ketika tubuh emas Buddha hancur berkeping-keping, dia diam-diam menyembunyikan tasbih yang berlumuran darah... Bertahun-tahun kemudian, Ye Wange kembali dengan sekelompok anak-anak yang sangat berbakat, dan keluarganya yang dulunya tidak berguna menjadi bintang yang bersinar di Wilayah Timur. Hingga suatu hari, para jenius yang spermanya telah ia "pinjam" datang mengetuk pintunya satu demi satu. Mereka menatap anak mereka, yang persis seperti mereka, tetapi dipanggil ibu orang lain, dan mata mereka langsung memerah. "Kau mencuri garis keturunanku, dan kau pikir kau bisa lari begitu saja?" Ye Wange melindungi anak itu di belakangnya, sambil perlahan menyeka pedangnya: "Jangan salah paham, ini hanya meminjam benih." "Sekarang, kau harus menikah dengan keluarga Ye-ku, atau..." Dia mendongak, matanya sedingin es: "Singkirkan dirimu dari jalan anak-anakku menuju keilahian"