benedikta_paw
Mundur kembali pada hari-hari kelamku dengan masalah, masalah, masalah dan masalah yang selalu menghampiri hingga aku yakin kini masalah terbesarku sedang terpampang nyata bagai tembok raksasa yang jelas didepan mataku serta jiwa dan ragaku.
Hari itu, dimana mamak yang kupanggil dari sejak kelahiranku menelfonku hingga diakhiri dengan air mata.
"Sedih mamak nang, sampai kau dilempar kesana kemari sama keluargamu sendiri. Ini udah tinggal nunggu hari tapi masih belum ada yang bisa gantikan jadi papamu utnuk menerima "sinamot"-mu", itulah telefon terakhirku hari ini dari mamak angkatku yang sudah kuanggap mamaku sejak aku terlahir dan pertama kalinya melihat betapa indahnya dunia ini dan betapa pahitnya hidup yang kujalani.
===Aku yang terlahir diantara lumpur yang padat==