piscesinserenity
Selama tiga belas tahun, Sheila berada di sisi mereka-sejak ruang latihan kecil, hari-hari sebelum debut, penerbangan tanpa akhir, backstage yang kacau, hingga panggung terbesar di dunia.
Bagi publik, Kim Sheila adalah Visual Director BTS: perempuan di balik konsep, fashion, dan visual yang ikut membentuk perjalanan tujuh superstar dunia.
Bagi BTS, Sheila bukan sekadar seseorang yang bekerja bersama mereka.
She is family.
Seseorang yang dimarahi ketika lupa makan, dicari ketika menghilang terlalu lama, dijaga oleh tujuh laki-laki sekaligus, dan selalu memiliki tempat di tengah mereka-bahkan ketika seluruh dunia hanya melihat tujuh orang di atas panggung.
Namun di antara tujuh laki-laki yang menjadi rumahnya, ada satu orang yang sejak lama menempati ruang berbeda di hatinya.
Jeon Jungkook.
Tiga belas tahun lalu, dia hanyalah seorang remaja yang memanggilnya Noona.
Sekarang, Jungkook adalah seorang pria yang membuat Sheila harus menghadapi satu kemungkinan yang selama bertahun-tahun terlalu mereka takuti untuk disentuh:
What if this could actually work?
Ketika persahabatan berubah menjadi cinta, mereka harus belajar bahwa mencintai seseorang di balik sorotan tidak hanya berarti menghadapi kamera, rumor, kecemburuan, dan orang-orang yang ingin masuk di antara mereka.
Cinta juga hidup dalam hal-hal kecil.
Secangkir kopi di kantor.
Tangan yang otomatis dicari saat pesawat lepas landas.
Rumah yang perlahan dipenuhi barang milik dua orang.
Tujuh sahabat yang terlalu protektif.
Keluarga yang sudah terbentuk jauh sebelum cinta itu berani memiliki nama.
Karena di balik gemerlap panggung, ada kehidupan yang tidak pernah dilihat dunia.
Ada persahabatan.
Ada keluarga.
Ada kekacauan.
Ada mimpi.
Ada cinta yang menunggu tiga belas tahun untuk akhirnya dipilih.
And somewhere behind the spotlight, eight people are simply trying to live, love, grow, and find their way home.
This isn't only a love story.
It's a story about the people who stay when the spotlight fades.