Belanda Stories

Refine by tag:
belanda
WpAddkonsep
WpAdderopa
WpAddlandscape
WpAddjepang
WpAddtaman
WpAddklasik
WpAddamerican
WpAddminimalis
WpAddmelati
WpAddmawar
WpAddjati
WpAddwisata
WpAddbunga
WpAddkayu
WpAddindah
WpAddmodern
WpAddmediterania
WpAddtropis
WpAddmeter
belanda
WpAddkonsep
WpAdderopa
WpAddlandscape
WpAddjepang
WpAddtaman
WpAddklasik
WpAddamerican
WpAddminimalis
WpAddmelati
WpAddmawar
WpAddjati
WpAddwisata
WpAddbunga
WpAddkayu
WpAddindah
WpAddmodern
WpAddmediterania
WpAddtropis
WpAddmeter

123 Stories

  • ANSELMA by syaikk
    syaikk
    • WpView
      Reads 577
    • WpPart
      Parts 5
    [slow] Anselma Gwendoline M, Gadis hangat yang mencintai coklat panas atau apapun itu yang mengandung coklat ia sangat menyukainya. Beberapa variabel membuatnya berpisah dengan keluarganya dan harus memalsukan kematian dirinya sendiri. Mengorbankan segalanya untuk menyelamatkan nyawanya sendiri. Setelah beberapa tahun menjauh, ia mencoba untuk kembali... START 300520 FINISH - © seluruh hak cipta dilindungi oleh syaik tercinta
  • Rosidi: Memayu Hayuning Negara by justforvan
    justforvan
    • WpView
      Reads 18
    • WpPart
      Parts 1
    Kisah Rosidi dan kawan-kawannya dalam hidup keseharian mereka di Kampung Dokelan, di pinggir Sungai Code. Pergulatan batin Rosidi berkenaan cinta pada pacarnya atau cinta pada negara. Sepenggal cerita nonsejarah di sekitaran Agresi Militer Belanda kedua. Catatan: Semua tokoh, tempat, dan kejadian pada kisah ini adalah rekaan. Penggalan sejarah yang ada hanya sebagai latar. Tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
  • COMITEM by vulcanious
    vulcanious
    • WpView
      Reads 326
    • WpPart
      Parts 2
    Anneliese, comitem tandem carissimi. - Parjo, Anneliese, Charvi - 1940 cover by cinamoomin ♡
  • Peter van Khan by SultanSulaiman
    SultanSulaiman
    • WpView
      Reads 46
    • WpPart
      Parts 1
    Peter van Khan adalah lelaki keturunan Belanda yang memiliki perkebunan keluarga di Palembang. Peter muda mempunyai hobi berburu gajah. Suatu hari, saat hujan telah reda, Peter bersama senapan riflenya beranjak seorang diri, membelah setapak, menaklukkan rimba Sumatera. Di ke dalaman rimba, Peter amat terpesona. Pohon-pohon kayu raksasa menjulang bak tiang-tiang langit, udara-udara perawan, dan bau tanah yang semerbak menghadirkan panorama belantara yang khas. Kaki kokoh Peter terus melangkah, matanya tetap awas mengecek jejak gajah pada pada tanah-tanah basah. Tak terasa, Peter sudah amat jauh melangkah, meninggalkan perkampungan. Meninggalkan keluarganya. Tiba-tiba, terdengar lenguh gajah, suara-suara tapak kaki bergemuruh, tanah bergetar, Peter semakin penasaran, lekas dia awas, mempersiapkan senapan, lalu matanya terus menyeledik ke segala penjuru. Hingga pada satu titik, dia merekam gerombolan gajak yang asik bermain air di pinggiran sungai. Sungguh pemandangan yang amat langka. Peter membatu, tatapan matanya runcing, senapannya siaga, napasnya tertahan. Tingal menghitung detik, maka sasaran yang ditujunya dengan mudah ditaklukkan. Dan...? "Doorrr...!" Suara senapan rifle menderu, memecah belantara yang syahdu. Seketika, kekacauan di tengah hutan amat dominan. Naas, lontara peluru tak membididik sasaran secara tepat, hanya sedikit melukai. Hanya dalam hitungan detik, gerombolan gajah blingsatan, mengendus sumber suara, dan... Seekor gajah paling besar kalap. Peter tersudut, berusaha menghindar, mencari perlindungan, terlambat. Di belantara ini, Gajah adalah petualang yang digdaya. Para pengganggu tak akan dilepas begitu saja. Manusia adalah musuh yang paling buyut. Sejak saat itu, Peter tak pernah lagi kembali dari belantara. Istrinya: Norma, dan kedua anaknya terus menunggu. Pencarian terus dilakukan, hingga kering air mata, hingga segala harapan pupus sudah. namun, Norma dan anaknya masih percaya, Peter masih hidup. Apa yang terjadi pada Peter?
  • NESTAPA [𝐍𝐚𝐦𝐞 𝐒𝐞𝐫𝐢𝐞𝐬 𝟑] by Dy_Nana07
    Dy_Nana07
    • WpView
      Reads 469
    • WpPart
      Parts 36
    Qhaisar, seorang mahasiswa semester tiga sekaligus jurnalis muda penuh idealisme, melakukan liputan khusus di salah satu gunung paling tersohor di Indonesia. Namun sebuah kecelakaan tak terduga membuatnya jatuh dari tebing curam. Anehnya, alih-alih terbangun di rumah sakit, ia tersadar di sebuah gubuk tua di tengah hutan, tubuhnya kini bukan lagi tubuhnya sendiri. Qhaisar telah berpindah jiwa ke dalam tubuh seorang aktivis muda di masa penjajahan Belanda, tepat di era kejam ketika VOC menguasai negeri. Dengan sistem monopoli, tanam paksa, dan penindasan tanpa ampun, rakyat Indonesia hidup dalam penderitaan. Terjebak di masa lalu, Qhaisar tak hanya harus memahami zaman yang asing baginya, tetapi juga menentukan. Apakah ia akan bertahan sebagai pengamat, atau bangkit sebagai bagian dari perjuangan? Sebuah kisah lintas waktu yang menggugah, tentang sejarah, pengkhianatan, dan keberanian melawan tirani.