TK-Okviandi
Semua terjadi di tanggal 13 Februari, ALENA merupakan salah satu siswi SMA merah Putih . dirinya merupakan siswi yang sangat pendiam dan bisa dibilang aneh oleh siswi lainnya maka tak jarang siswi enggan berteman dengannya. Tak ada kenaehan yang di alami ALENA pada hari itu, hingga malam hari Ketika dirinya baru selesai mandi dan memegang handphonenya, Dia menerima undangan grub whatsapp dari "UNKNOWN NUMBER" , tanpa sengaja ALENA menekan link undangan itu dan membuatnya bergabung dengan grup whatsapp berisikan 3 anggota yaitu , ALENA, UNKNOWN NUMBER dan AKU. ALENA mendapatkan pesan berantai yang memberitahunya bahwa permainan dimulai dan bantu mencari 7 barang bukti pembunuhan mutilasiku. ALENA ketakutan dan langsung tidur.
ALENA terkejut saat membuka mata dirinya berada di sebuah rumah susun mengenakan seragam warna hitam putih. Secara tak disengaja disana ALENA bertemu dengan 5 siswa lainnya, ABIRAMA, FAREL, CHELSEA, KARINA, dan ARINDA. CHELSEA yang sudah pernah mencari tahu dan akan menjelaskan permainan ini di acuhkan oleh FAREL. Tak berselang lama FAREL ditemukan tewas di luar rumah susun dengan luka tusukan yang besar dan tak berselang lama dari atas RENATA seorang siswi yang merupakan selebgram di lempar oleh GITHA sosok pembunuh berantai 18 tahun lalu yang mati mengenaskan saat akan di sidang waktu silam.
Secara bergantian GITHA memburu mereka dan hingga akhirnya mereka terbunuh satu-persatu. ALENA yang terakhir dibunuh lalu terbangun dan terkejut sudah bersada di kamarnya masih di tanggal yang sama 1 FEBRUARI. Kejadian yang terjadi di 13 FEBRUARI pun terjadi berulang hingga membuat 7 siswa itu terkejut dan sadar yang mereka alami itu bukan mimpi, ternyata semuanya mendapatkan link undangan grup whatsapp dari UNKNOWN NUMBER dan sama-sama beranggotakan 3 orang.
CHELSEA yang pernah mencari tahu permainan yang pernah terjadi 20 tahun lalu ini menceritakan semuanya , hanya kali ini sedikit berbeda, 20 tahun lalu permainan ini lebih mengerikan , siapa y