avendrawrites
Di balik lorong kampus yang tampak biasa, Nayara Aveline menjalani hari-hari yang tidak pernah benar-benar tenang. Ia bukan mahasiswa yang mencari perhatian. Ia hanya ingin bertahan, belajar, dan pulang tanpa masalah. Namun kehadirannya justru memancing bisik-bisik, tatapan sinis, dan konflik yang perlahan menjerat hidupnya.
Arkan Mahendra dikenal sebagai senior dingin yang disegani. Diam, tajam, dan tidak mudah didekati. Banyak yang memilih menjauh darinya. Tidak ada yang benar-benar tahu alasan di balik sikapnya, sampai suatu hari ia berdiri di antara Nayara dan dunia yang berniat menjatuhkannya.
Pertemuan mereka bukan tentang romansa yang manis. Ini tentang perlindungan, luka yang tidak terlihat, dan kedekatan yang tumbuh di tengah tekanan. Saat Nayara mulai merasa tidak sendirian, bahaya justru semakin dekat. Gosip, kecemburuan, dan ambisi orang lain menjadikan kampus sebagai medan perang yang sunyi.
Di cerita ini, setiap langkah punya konsekuensi. Setiap tatapan menyimpan maksud. Dan tidak semua orang yang tersenyum datang dengan niat baik.
Karena di dunia yang penuh kepalsuan, bertahan saja sudah menjadi keberanian.