HasedaGeanz
Setiap pekerja kantoran pasti pernah punya satu fantasi gelap yang disembunyikan rapat-rapat: melempar laptop ke wajah bos, memaki HRD, atau menekan tombol alarm kebakaran saat disuruh lembur tak dibayar di hari Jumat.
Bagi Tomun, pemuda Dayak yang urat takutnya sudah putus setelah pesawat ekonominya nyaris hancur berkeping-keping di udara, fantasi itu bukanlah angan-angan. Itu adalah to-do list.
Selamat dari kiamat cuaca ternyata hanya pengantar menuju neraka yang lebih banal: desak-desakan maut di KRL Manggarai, kamar kos seukuran kandang ayam, dan atasan SCBD berompi salju yang berbicara dengan bahasa alien (synergize, helicopter view, bandwidth). Muak dengan kebohongan sistem, Tomun membalasnya dengan cara yang sangat tradisional: ia memutus kabel fiber optic server utama perusahaannya menggunakan sabetan pedang pusaka Mandau peninggalan leluhurnya.
Bukannya dipenjara, aksi kriminal brutalnya malah disembah sebagai "Inovasi Siber Level Dewa" oleh ekosistem tech-bro Jakarta yang sudah putus asa. Berbekal uang kaget satu milyar rupiah-yang langsung ia pakai untuk membalas dendam pada ibu kosnya-dan setelan jas bespoke puluhan juta, Tomun kini disewa oleh taipan Old Money. Misinya? Menyusup ke Bursa Efek Indonesia dan membatalkan pencatatan saham IPO bodong senilai 20 Triliun Rupiah.
Ini bukan cerita motivasi murahan tentang anak daerah yang sukses meniti karier. Ini adalah surat cinta berdarah untuk kalian semua yang gajinya habis hanya untuk membayar cicilan dan membiayai gaya hidup bos kalian.