armandwsi
-- TAMAT --
Lima tahun lalu, Damar Wicaksono meninggalkan kota itu tanpa pamit. Bukan karena gagal mengejar mimpi. Bukan karena kehilangan pekerjaan. Melainkan karena hatinya hancur oleh perempuan yang paling ia cintai. Saat Nadia memilih pria lain dan mengakhiri hubungan mereka dengan cara yang paling menyakitkan, Damar memutuskan pergi. Ia menghilang tanpa jejak, memutus semua komunikasi, dan memulai hidup baru di negeri yang jauh. Semua orang mengira kisahnya telah berakhir. Namun mereka salah. Lima tahun kemudian, sebuah perusahaan besar berada di ambang kebangkrutan. Tiga kuartal berturut-turut merugi, investor mulai pergi, dan ribuan pekerjaan terancam hilang. Dalam keadaan putus asa, pemilik perusahaan memanggil satu-satunya orang yang ia percaya mampu menyelamatkannya. Damar Wicaksono.