Ceritahomo Stories

Refine by tag:
ceritahomo
WpAddceritagayindonesia
WpAddgayindonesia
WpAddceritagay
WpAddjakarta
WpAddbxb
ceritahomo
WpAddceritagayindonesia
WpAddgayindonesia
WpAddceritagay
WpAddjakarta
WpAddbxb

25 Stories

  • memeluk dara by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 39
    • WpPart
      Parts 2
    Jakarta, 2019. Udara Fajar Perkasa pulang membawa kehampaan absolut. Mantan penguasa imperium bisnis Nusantara Mas itu tak lagi peduli pada kekuasaan, triliunan rupiah, maupun takhta pualam yang masih setia menunggunya. Kematian satu-satunya pelindung dalam hidupnya telah menghancurkan cangkang sang "Pangeran Porselen", menyisakan seorang pria yang mencari arah di tengah bisingnya ibu kota. Ia memilih untuk melepaskan segalanya. Menolak kembali ke puncak hierarki oligarki yang telah memenjarakan jiwanya, Dara memutuskan untuk mengubur identitas lamanya. Ia ingin terlahir kembali bukan sebagai raja, melainkan sebagai manusia biasa yang merdeka dari kutukan warisan keluarganya. Namun, semesta selalu memiliki selera humor dan cara kerja yang tak tertebak. Pencariannya akan kebebasan dan titik nol justru menuntun kakinya ke arena yang sama sekali tidak terduga: pusaran politik Senayan. Sang mantan CEO raksasa ini mengambil langkah paling surealis dalam hidupnya-menanggalkan arogansinya dan melamar menjadi seorang staf junior rendahan. Di dasar piramida yang baru inilah, sebuah proses kelahiran kembali yang sesungguhnya diuji. Tanpa perlindungan kekayaan dan nama besar, takdir menuntun Dara menyusuri jalan baru yang sarat akan anomali, pertemuan-pertemuan mengejutkan, dan kepingan-kepingan kemanusiaan yang selama ini hilang dari dirinya. Terkadang, satu-satunya cara untuk benar-benar hidup adalah dengan menghancurkan singgasanamu sendiri, dan membiarkan semesta membawamu pergi.
  • Disneyland Boy by anonymos_04
    anonymos_04
    • WpView
      Reads 1,711
    • WpPart
      Parts 5
    Liam, a boy in Orlando, Florida, US, who usually go to Disneyland with his mom. He's a happy boy and love his mom so much. One day his mom got sick and died, and since that time, his life turn to be gloomy and sad. That's keep going on until he met a boy that change his life. This is my first English story. Written by my bestfriend, Will, and me since last September. This story took place on 2009 and 2019. I assume this as short story-teen fiction boyslove.
  • Pencuri Di Sarang Penyamun 03 by precatorius
    precatorius
    • WpView
      Reads 10,690
    • WpPart
      Parts 1
    Mau nawarin cewek, katanya loe lagi pisahan sama bini loe, siapa tahu loe butuh pengganti hahahahaha! " jawab pria yang bernama Bram, sepertinya dia kenal akrab dengan Aang. "Hahaha dasar loe, pisah sama bini kan masih bisa cara yang lain, tak perlu dengar bawelnya pula" .
  • Pencuri di Sarang Penyamun 04 by precatorius
    precatorius
    • WpView
      Reads 12,386
    • WpPart
      Parts 1
    "Aang, kapan dirimu kembali sehingga aku bisa berlari dari hal semacam ini? " guman Adi dalam hati sambil menyelipkan kontolnya di antara belahan pantat Zakky.
  • Stranger - Cheolsoo by sxxoie
    sxxoie
    • WpView
      Reads 3,426
    • WpPart
      Parts 4
    "Ah ternyata kau seorang pria" Yaa... lalu? Salah jika aku mencintai pria juga?
  • Pria Pohon dan Matahari yang terburu buru : Ayat 3 by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 2,367
    • WpPart
      Parts 39
    LDR LDR LDR.... bersama gak selalu harus sama sama kan....? setelah beberapa tahun bersama hubungan Mas Jati dan Ale makin kuat dengan segala dinamikanya walaupun harus beraktivitas di kota yang berbeda... bersama dengan orang orang di dunianya mereka dengan berat harus menyadari bahagia itu gak linier dan setiap manusia punya definisi masing masing tentangnya
  • Polusi Di Atas Polisi by gummy247bear
    gummy247bear
    • WpView
      Reads 2,844
    • WpPart
      Parts 8
    Wibawa absolut seorang perwira polisi paruh baya bertubuh masif runtuh tak bersisa saat ia terjebak dalam adiksi fisik dan psikologis dengan seorang pemuda jalanan berotot kawat yang memancarkan bahaya. Melalui serangkaian pertemuan kotor yang dipenuhi aroma keringat aspal, dari ruang tamu pengap hingga transaksi rahasia di kamar hotel mewah, sang perwira menyadari bahwa kehancuran egonya di bawah dominasi pemuda misterius itu adalah jalan satu-satunya untuk menemukan cinta dan kebebasan yang paling brutal.
  • Mendera  Dara  by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 450
    • WpPart
      Parts 32
    Di bawah rimbunnya kanopi pohon kamboja TPU Tanah Kusir, Udara Fajar Perkasa menanggalkan zirah pualamnya. Jauh dari kemegahan Menara Nusantara Mas lantai enam puluh, sang CEO raksasa yang selalu tampil dingin itu luruh menjadi manusia biasa di depan pusara cinta pertamanya, Dharma Pratama. Kunjungannya sore ini bukan sekadar ziarah pelipur lara, melainkan sebuah monolog sunyi dari seorang pria yang perlahan-lahan tercekik oleh kesepian absolut. Di hadapan nisan bisu itu, Dara menelanjangi kekosongan jiwanya yang paling gelap. Sebuah pengasingan psikologis yang tak kasatmata namun konstan telah mematikan sisa-sisa harapan di dadanya. Dara memiliki postur raksasa yang mampu mengintimidasi siapa pun di ruang rapat, namun di dalam, jiwanya mengerut kedinginan tanpa ada satu pun tempat untuk berlabuh. Tidak ada musuh yang secara frontal menyerangnya; ia dibunuh secara perlahan dengan cara dibuat merasa tak kasatmata dan tidak relevan di dalam kerajaannya sendiri. Saat senja mulai turun menyelimuti Tanah Kusir, Dara akhirnya menelan realitasnya yang paling beku. Tidak ada satu pun tangan di dunia ini yang sudi menopangnya. Ia bangkit meninggalkan makam Dharma, mengenakan kembali topeng porselennya yang kaku. Dara melangkah pergi menyongsong kegelapan ibu kota, menyadari sepenuhnya bahwa ia harus memimpin imperium Nusantara Mas sendirian, meniti tali tipis kewarasan sebagai seorang raja yang bertakhta dalam isolasi abadi.
  • SETELAH SEGALANYA by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 4,772
    • WpPart
      Parts 19
    Daniel kembali ke Jakarta setelah beberapa tahun mengasingkan diri ke Semarang.... mencoba kembali menjalani kehidupan setelah trauma yang dialaminya... trauma yang sempat membuat kehebohan Nasional.... trauma yang tak sengaja membongkar kebobrokan sistem yang membuatnya memiliki banyak musuh.... dan jika ini semua menyebabkan luka hanya satu yang ingin Daniel lakukan.... menyembuhkan semuanya.....
  • mendamba dara by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 535
    • WpPart
      Parts 41
    Di balik gemerlap kaca penthouse Mega Kuningan, Udara Fajar Perkasa perlahan membeku. Takhta pewaris Nusantara Mas yang kini berada dalam genggamannya terasa seperti ruang hampa sejak peluru di Wamena menembus dada Dharma Pratama. Pria yang dulu tanpa lelah menarik gerobak kehidupannya sejak dari kerasnya panti asuhan hingga menyatukan mereka kembali di puing-puing Imogiri itu telah pergi. Kini, Dara berdiri di puncak dunia tanpa pelindung, dituntut bernapas dengan irama normal sementara paru-parunya penuh dengan abu sisa-sisa masa lalu. Jakarta tidak pernah memberikan jeda untuk masa berkabung. Di mata Gordon Suroto, sang kakek, duka yang menggerogoti cucunya adalah sebuah infeksi fatal. Gordon adalah pria yang dibentuk oleh trauma kehilangannya sendiri di masa lalu; ia memotong hatinya hingga mati rasa demi membangun imperium raksasa ini. Ketika ia mendesak Dara melangkah ke altar perjodohan, Gordon sedang memakaikan zirah. Ia memaksakan satu-satunya hal yang ia yakini bisa menyelamatkan Dara dari kehancuran emosional yang pernah melumat dirinya: kekuasaan absolut. mendamba Dara adalah sebuah epos sunyi tentang manusia-manusia yang berusaha bertahan hidup dengan bekas luka mereka masing-masing. Di atas papan catur ibu kota ini, tidak ada monster yang harus dikalahkan. Yang ada hanyalah benturan trauma yang saling bersilangan, warisan masa lalu yang membebani pundak, dan usaha putus asa seorang pemuda untuk mencari setitik celah napas di dunia di mana Bintang Utaranya tak lagi bersinar.
  • hikayat rumah kembang sepatu by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 729
    • WpPart
      Parts 32
    Tangerang 1920 ​Di tepian Sungai Cisadane yang keruh, Terang Ong mengubur separuh jiwanya. Ia meninggalkan Hidup-anak pungut liar yang menjadi belahan jiwanya-demi mengejar cahaya palsu di Grogol. ​Terang membangun istana di atas pasir: sebuah kehidupan terhormat bersama Pandu Van Rijk, ningrat Indo yang rapuh, dan Wangi, istri naif yang menjadi tameng bagi dosa-dosa mereka. Di balik tembok tebal Villa Van Rijk, rahasia dijaga ketat, dan hasrat dibungkam demi nama baik. ​Namun, masa lalu tidak bisa dibendung selamanya. ​Tiga tahun kemudian, Hidup kembali dari kematian. Ia bukan lagi kuli kasar yang bisa diusir, melainkan saudagar opium dengan tatapan sedingin sungai saat banjir. Kehadirannya di Grogol mengguncang pondasi rapuh yang dibangun Terang, membawa serta badai yang mengancam akan menelanjangi setiap kebohongan. ​Di antara cinta yang tak terucap dan sumpah yang dilanggar, satu pertanyaan menghantui: seberapa jauh seseorang berani lari dari bayangannya sendiri? ​
  • rumah kembang sepatu  by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 702
    • WpPart
      Parts 12
    ​"Satu mesin faks rusak. Satu pesan yang tak seharusnya ada." ​Toya Darmawan (29) melarikan diri ke Tangerang untuk mengubur rasa malu dan patah hati. Kekasih rahasianya, Binar, memilih menikahi wanita lain-ironisnya, wanita yang justru dikenalkan oleh Toya sendiri. Merasa "tumpul" dan kehilangan arah, Toya menerima proyek restorasi di "Rumah Kembang Sepatu", sebuah bangunan tua berasitektur Cina Benteng di tepi Sungai Cisadane yang menyimpan kesunyiannya sendiri. ​Rumah itu seharusnya menjadi tempat persembunyian yang tenang. Namun, pada satu malam badai, keheningan pecah. Sebuah mesin faks Panasonic usang yang teronggok berdebu di ruang kerja mendadak hidup. Tanpa listrik, tanpa kabel telepon, mesin itu menjeritkan suara mekanis dan memuntahkan kertas termal berisi pesan misterius. ​Seseorang di ujung sana menyapa, seolah-olah ia sedang duduk di ruangan yang sama, menatap hujan yang sama. ​Apa yang bermula dari ketakutan akan teror, perlahan berubah menjadi rasa penasaran yang mematikan. Toya mendapati dirinya terlibat percakapan intens dengan sosok tanpa wajah di balik mesin mati itu. Sosok yang menyebut dirinya "Tombak" . Sosok yang entah bagaimana, mengetahui rahasia-rahasia rumah itu sebelum Toya menyadarinya. ​Di antara dering mesin faks tengah malam, Toya mulai mempertanyakan kewarasannya. Apakah ini lelucon kejam dari seseorang yang mengawasinya? Hantu masa lalu yang gentayangan? Ataukah Toya sedang jatuh cinta pada ilusi yang ia ciptakan sendiri untuk mengobati sepinya? ​Toya harus mencari tahu siapa yang berada di ujung sana sebelum ia kehilangan dirinya sendiri. Namun, beberapa jawaban mungkin lebih baik dibiarkan tak tertulis. rumah kembang sepatu
  • the eternity origins : KKN karang Satru by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 934
    • WpPart
      Parts 15
    ​Yogyakarta, Juli 2006. ​Dua bulan pasca-gempa tektonik 5,9 Skala Richter yang meretakkan tulang punggung tanah Jawa, Allegro Fajar Harison- memutuskan untuk melakukan bunuh diri sosial: melarikan diri ke pusat bencana lain.SKS-nya sudah habis, skripsinya di bab akhir, dan namanya tercatat sebagai asisten dosen termuda yang brilian. Ia tidak butuh KKN . Pak Purwandi-dosen pembimbing sekaligus mentor -sudah memberikan "kartu bebas penjara". ​ "Bapak bisa masukkan kamu ke proyek penelitian dosen ​Setiap kali Ale menatap wajah tua Pak Purwandi yang teduh, ia tidak melihat seorang mentor. Ia melihat wajah seorang ayah yang kehilangan menantunya. ​Ale tidak bisa menerima tawaran Pak Purwandi karena rasa bersalah dan dosa nya. Ale adalah mantan kekasih gelap Jati. Ia "pencuri" yang mencintai suami putri dosennya sendiri. Bertahan di Jogja berarti harus terus berpura-pura berduka sebagai "teman", sementara ia ingin meraung sebagai "pasangan". ​Ale harus pergi. Ia harus mencari tempat di mana tidak ada satu pun manusia mengingatkannya pada mas Jati. ​Maka, ia memilih unit KKN di lokasi Pedukuhan Karang Satru. daerah rawan konflik tambang pasir yang juga hancur lebur oleh gempa. ​Namun, Karang Satru bukanlah tempat rehabilitasi.Di sanalah Ale bertemu dengan orang-orang yang akan memaksanya menghadapi iblis dalam dirinya. ​Raung Cakramenggala. Mahasiswa Teknik Pertambangan yang dengan penuh cemooh berkata "Gue pro-tambang. Kalau lo nggak mau kotor, balik ke kampus, Tuan Asisten Dosen." ​lalu Mahakam Kartadirja. Adik tingkat Ale. ia adalah pemuda yang terlalu polos untuk tempat sekeras Karang Satru. ​Dan yang ketiga... ​Wahid. ​Ale melihatnya di senja hari berdiri di dekat tiang bendera halaman posko yang berkarat. Dia mengenakan seragam dinas PNS warna khaki ​tampan, dengan cara yang meresahkan. ​Ale bisa mendengar bisikannya ,sebuah undangan untuk mengungkap rahasia Karang Satru, ​Absensi sudah berjalan, dan tanah Karang Satru suda
  • Babad Karang Satru by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 1,171
    • WpPart
      Parts 30
    Karang Satria tidak lahir dari kedamaian, melainkan dari sisa-sisa amarah perang Mataram pada tahun 1629. Di bawah mandat Sultan Agung, hutan angker Wana Asri dibabat oleh dua perwira saudara seperguruan, Jatayu Trenggono dan Kartiko Bawono, untuk dijadikan benteng pangan terakhir yang tak tersentuh intrik kekuasaan. Satu abad kemudian, benteng itu dikepung zaman. Mataram Islam meredup, sementara bayang-bayang VOC mulai mencengkeram pedalaman Jawa dengan ambisi monopoli tanah. Takdir desa kini berada di tangan dua pewaris muda: Raden Dhuha Sancaka sang Lurah yang menjaga kedaulatan, dan Raden Maghribi Sandikala sang Carik yang menjaga kesejahteraan. Di mata rakyat, mereka adalah Dwi Tunggal yang tak terpisahkan. Di balik dinding pendopo, mereka terikat sumpah persaudaraan dan batin yang melampaui logika, menjadi satu-satunya pertahanan terakhir melawan arus kolonialisme yang ingin memecah belah tanah leluhur. Namun, sejarah adalah penguji yang kejam. Ketika tekanan asing semakin menghimpit dan loyalitas diuji di persimpangan jalan, sebuah retakan mulai muncul di antara dua pilar desa itu. Ini adalah kisah tentang bagaimana nama agung Karang Satria perlahan luntur, berganti menjadi sebuah nama yang kelak ditakuti oleh anak cucu mereka: Karang Satru-Tanah Permusuhan. Apa yang sebenarnya terjadi di penghujung abad ke-18 itu? Dan mengapa tanah itu tidak pernah membiarkan siapa pun melupakan dendamnya?
  • dua matahari by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 1,414
    • WpPart
      Parts 16
    Jakarta memiliki dua matahari yang tak seharusnya berpapasan. Di puncak menara gading, ada Julian Bagaskara, "Matahari Harapan Bangsa" yang bersinar terang namun tercekik oleh citra sempurnanya sendiri. Di aspal jalanan yang keras, ada Weruh Srengenge, "Matahari Jalanan" yang membakar kulit dengan realitas pahit ibu kota. Ketika sebuah ledakan meruntuhkan panggung sandiwara politik, Julian terlempar dari singgasananya ke boncengan motor butut Weruh. Pelarian ini menyeret Sang Capres masuk ke labirin gang tikus Jakarta, memaksanya menatap silau kebenaran di mata Weruh. Ini adalah kisah tentang dua cahaya yang bertabrakan di tengah kekacauan: satu yang menyilaukan mata, dan satu yang menghangatkan jiwa.
  • Nyekar by bintarobastard
    bintarobastard
    • WpView
      Reads 1,189
    • WpPart
      Parts 12
    Setelah bertahun-tahun bekerja sebagai staf rumah tangga kepresidenan, Senja kembali ke kampung halamannya di Magelang. Tak ada alasan besar. Tak ada pengumuman. Ia hanya ingin menziarahi makam kedua orang tuanya, menata bunga, membersihkan nisan, dan memberi waktu pada dirinya sendiri untuk diam. Magelang menyambutnya tanpa kejutan. Rumah lamanya masih berdiri di timur alun-alun, dengan pintu kayu yang berderit dan debu yang mengendap seperti waktu yang tak pernah benar-benar berjalan. Di kamar tidurnya yang sempit dan sunyi, Senja menemukan sebuah kotak sepatu tua di bawah ranjang-dan di dalamnya, selembar surat. Surat yang pernah ia tulis, bertahun-tahun lalu, kepada seseorang yang pernah mengguncang hatinya dalam diam: Kilat Kidung Swargaloka, teman masa seminari yang membuatnya meragukan banyak hal, termasuk dirinya sendiri. Mereka tidak pernah saling mengucap. Tidak pernah saling bersentuhan lebih dari kata-kata di kelas atau bisikan doa malam. Tapi dalam surat itu, Senja sempat menulis apa yang tak pernah berani ia ucapkan. Kini, membaca ulang tulisan tangannya sendiri, Senja tak mencari pengampunan atau penjelasan. Ia hanya mencoba memahami kenapa hal-hal kecil yang tertinggal bisa terasa lebih tajam dari kehilangan itu sendiri. "Nyekar" bukan kisah tentang pertemuan. Bukan tentang cinta yang sempat mekar dan layu. Tapi tentang keberanian untuk kembali, untuk mengingat, dan untuk meletakkan sesuatu yang lama tertahan di tempat yang lebih tenang. Ini adalah perjalanan pulang yang tanpa peta, hanya didorong oleh perasaan bahwa sesuatu di masa lalu belum selesai-dan barangkali tak harus diselesaikan, cukup diterima.