Yossianugrah
The Untold Story of Alea Arunika
Bagaimana jika cara paling tulus mencintai seseorang adalah dengan menghilang dari hidupnya?
Alea Arunika tidak pernah berpamitan.
Suatu hari, ia menghilang begitu saja dari kehidupan Alvero Kent-meninggalkan pertanyaan yang tak pernah terjawab, luka yang tak pernah sembuh, dan penantian yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Bagi Alvero, Alea adalah seseorang yang memilih pergi.
Namun bagi Alea...
setiap langkah menjauh adalah cara terakhir untuk melindungi laki-laki yang paling ia cintai.
Di balik dinding kamar rumah sakit, ruang kemoterapi yang sunyi, dan hari-hari yang dipenuhi rasa sakit, Alea diam-diam mengikuti perjalanan Alvero. Ia membaca setiap berita tentangnya, menyimpan setiap majalah yang memuat wajahnya, menyaksikan setiap pencapaiannya dari kejauhan, bahkan menggunakan sisa tenaganya untuk melihat Alvero berjalan di panggung Paris Fashion Week-tanpa pernah membiarkan dirinya terlihat.
Sementara dunia mengenal Alvero Kent sebagai model internasional yang bersinar di bawah sorotan lampu, hanya Alea yang tahu berapa banyak mimpi, luka, dan janji yang pernah mereka bangun bersama saat masih menjadi dua remaja yang percaya bahwa cinta akan selalu menemukan jalannya.
Tetapi hidup tidak selalu memberikan kesempatan untuk menjelaskan.
Ada perpisahan yang terjadi tanpa kata selamat tinggal.
Ada surat yang tidak pernah terkirim.
Dan ada cinta yang tetap bertahan, bahkan ketika dua orang tidak lagi berjalan di jalan yang sama.
When I Chose to Disappear bukan sekadar kisah tentang kehilangan.
Ini adalah kisah tentang seseorang yang memilih menjadi kenangan agar orang yang dicintainya tetap memiliki masa depan.
Karena terkadang...
cinta yang paling besar bukanlah tentang bertahan di sisi seseorang, melainkan tentang melepaskannya tanpa pernah berhenti mencintainya.