Nayaralaa
Kelas 12 adalah tahun terakhir sebelum semuanya berubah.
Alea Maheswari menjalani hari-harinya sebagai siswi berprestasi yang selalu terlihat ceria. Di sekolah ia dikenal pintar, ramah, dan mudah bergaul. Sepulang sekolah, Alea bekerja di sebuah kafe untuk membantu kedua orang tuanya.
Hidup Alea sederhana, tetapi keluarganya selalu menjadi tempat ternyaman untuk pulang.
Berbeda dengan Ravian Adhitama.
Cowok tinggi dengan tatapan dingin itu berasal dari keluarga kaya, tetapi kehidupannya jauh dari kata sempurna. Perceraian orang tuanya membuat Ravian lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah bersama gengnya. Ia dikenal ketus, cuek, suka nongkrong, dan cukup sering membuat masalah.
Tidak banyak orang yang tahu kalau di balik sikap dinginnya, Ravian sebenarnya adalah cowok yang sangat manja ketika sudah merasa nyaman dengan seseorang.
Alea dan Ravian tidak pernah merencanakan untuk saling mengenal lebih jauh.
Namun, semakin sering mereka bertemu, semakin sulit bagi keduanya untuk berpura-pura tidak peduli.
Mungkin, dari sekian banyak hal yang akan mereka tinggalkan setelah lulus nanti, ada satu hal yang justru ingin mereka pertahankan.