harriscrush
Yohanes Fernandi pindah ke Bangkalan, Madura, membawa serta satu-satunya orang yang tersisa dalam hidupnya: Nando, adik kembarnya.
Di Perumahan Taman Seroja, mereka seharusnya memulai lembaran baru. Tapi warga sekitar punya cara aneh menyambut pendatang: tatapan ngeri, pintu yang dibanting, dan obrolan yang mendadak terhenti setiap kali Nandi lewat.
Nandi yakin ini cuma prasangka terhadap orang luar. Sampai suatu malam, warga menggedor pintunya dan mengucapkan satu kalimat yang mengguncang segalanya.
Nandi harus memilih: percaya pada matanya sendiri, atau pada seluruh dunia yang menatapnya seolah ia sedang kehilangan akal?