Ramdaniag
yahnya mati. Hidupnya runtuh. Dan dunia yang dulu terasa sederhana kini berubah menjadi labirin pertanyaan yang tidak punya pintu keluar.
Di antara bau tanah makam yang masih menempel di ingatan dan rutinitas toko buku tua yang makin hari makin terasa seperti penjara, ia mulai mempertanyakan segalanya: Tuhan, pendidikan, masa depan, arti menjadi manusia bahkan dirinya sendiri.
Hingga suatu malam hujan, seorang perempuan asing muncul di depan pintu toko buku. Basah, dingin, penuh rahasia - dan hidup seperti sedang menantang kematian.
Namanya Yulia. Cantik, rusak, dan berbahaya karena ia menawarkan satu hal yang tak pernah dimiliki siapa pun dalam hidupnya:
Sebuah alasan untuk merasa hidup meski caranya salah.
Namun keduanya perlahan sadar:
Jika mereka saling mendekat, salah satu pasti hancur.
Pertanyaannya: siapa duluan?