abcdefghijklmnophu
Phuwin Tangsakyuen selalu percaya satu hal: pria seperti Pond Lertratkosum hanyalah sampah dunia.
Ia tumbuh di lingkungan penuh kekuasaan, uang, dan dosa. Ayahnya seorang pebisnis sukses yang haus wanita, pria yang mengajarkan bahwa cinta hanyalah permainan tubuh dan dominasi. Sejak kecil, Phuwin terbiasa melihat sisi paling kotor manusia dan itu membuatnya membenci segala sesuatu yang dianggap "menyimpang." Termasuk laki-laki yang tidur dengan laki-laki.
Mulut Phuwin tajam, penuh hinaan dan kebencian. Ia tidak segan mengutuk, merendahkan, bahkan berharap orang-orang seperti Pond lenyap dari dunia.
Sayangnya... Pond bukan tipe orang yang takut pada kebencian.
Pond hidup sesukanya. Pria itu berbahaya, manipulatif, dan terlalu tampan untuk dianggap aman. Ia bisa tidur dengan siapa saja yang ia inginkan-wanita ataupun pria, selama mereka cukup menarik di matanya. Baginya, seks hanyalah pelarian dari rasa lapar yang tak pernah benar-benar hilang.
Sampai ia bertemu Phuwin. Kebencian berubah menjadi obsesi. Makian berubah menjadi ketergantungan. Dan garis tipis antara jijik dan hasrat perlahan mulai hancur.
Dalam dunia penuh pesta gelap, bisnis kotor, alkohol, darah, dan hubungan beracun, Phuwin harus menghadapi satu hal yang paling ia takutkan:
Bagaimana jika orang yang paling ia benci... justru menjadi satu-satunya orang yang paling ia inginkan?
"The cruelest people fall the hardest."
❗Novel ini mengandung konten dewasa dan tema sensitif, harap bijak sebelum membaca.❗