xclovea
Seorang pria yang bernama Kiki terjebak dalam memori yang tidak pernah ia miliki, tentang seorang wanita misterius di jantung Kota Ho Chi Minh yang perlahan mulai mengaburkan batas antara mimpi dan kenyataan.
Kiki selalu terbangun dengan perasaan rindu yang tidak masuk akal. Ia langsung menggambar sketsa sekilas gambaran bangunan dan segera mencari informasi di Internet yang ternyata tempat itu adalah pelataran Katedral Notre-Dame Saigon. Setiap malam, tidurnya ditarik kembali ke pelataran Katedral yang ikonik itu. Di bawah langit senja yang berwarna lembayung, ia selalu menemukan pemandangan yang sama. Seorang wanita berdiri tegak di depan menara kembar bata merah itu.
Wanita itu mengenakan ao dai putih yang melambai tertiup angin kota Saigon. Ia berdiri membelakangi Kiky, seolah-olah sedang menunggu sesuatu yang tak kunjung datang. Kiky tidak pernah bisa memanggilnya, suaranya selalu tertahan di tenggorokan, dan langkah kakinya terasa berat seakan terpatri pada aspal jalanan.
Namun, malam ini ada yang berbeda.
Dalam keheningan mimpi itu, sang wanita perlahan mulai menggerakkan bahunya. Ia berbalik dengan gerakan yang sangat lembut, seperti sebuah tarian lambat. Saat wajahnya terlihat, sebuah senyuman terukir-sebuah senyum yang seolah mengatakan, "Akhirnya kau menemukanku."
Terbangun dalam keringat dingin di Malang, Kiky menyadari satu hal. Ia bisa merasakan kehangatan senyum itu seolah itu adalah kenangan paling nyata yang ia miliki. Kini, berbekal potongan mimpi dan senyum misterius tersebut, Kiky memutuskan untuk terbang ke Ho Chi Minh, mencari tahu apakah wanita itu adalah masa lalunya, atau justru masa depan yang sedang menantinya.