Niki_Alair
Hari itu, seluruh koridor G.T.I menatap Arka seperti ia adalah jawaban dari sebuah pertanyaan yang belum berani diucapkan siapa pun.
Ia berjalan pelan menuju aula, melewati bisik-bisik yang pecah sebelum sempat menjadi kalimat utuh. Biasanya, Arka selalu tahu ke mana harus melangkah. Biasanya, ia selalu tahu cara membaca orang-orang di sekitarnya.
Namun hari itu berbeda.
Di sekolah yang pernah ia pahami seperti papan permainan, Arka justru merasa kehilangan arah.
Dan ketika langkahnya berhenti di depan pintu aula, ia tahu satu hal.
Apa pun yang menunggunya di dalam, hidupnya tidak akan kembali sama.