Knyftra02
"Di saat semua orang sibuk mengejar Xavier Maximillian Alexander, Xavier justru sibuk mencari perhatian satu-satunya perempuan yang bahkan tidak peduli dengan keberadaannya."
Menjadi mahasiswi teknik bukanlah hal yang mudah bagi Shaquelle Frederica Valerius. Hidupnya dipenuhi jadwal kuliah yang padat, laporan praktikum yang tidak ada habisnya, proyek kelompok yang menguras energi, dan deadline yang seolah berlomba datang lebih cepat dari waktu. Bagi Shaquelle, kampus hanyalah tempat untuk belajar dan mengejar masa depan-bukan tempat mencari cinta.
Dingin. Tegas. Datar. Misterius.
Itulah empat kata yang paling sering digunakan orang-orang untuk menggambarkan dirinya.
Di sisi lain, ada Xavier Maximillian Alexander, mahasiswa hukum yang dikenal hampir seluruh kampus. Tampan, cerdas, berkarisma, dan selalu menjadi pusat perhatian. Tidak terhitung berapa banyak mahasiswi yang berusaha mendekatinya setiap hari.
Namun, di antara semua orang yang berusaha mendapatkan perhatiannya, hanya ada satu orang yang tidak pernah sekalipun menoleh ke arahnya.
Shaquelle Frederica Valerius.
Tidak peduli seberapa terkenal Xavier, tidak peduli seberapa sering nama laki-laki itu dibicarakan, Shaquelle tetap hidup dalam dunianya sendiri. Dunia yang berisi tugas, praktikum, kopi tengah malam, dan ambisi yang lebih besar daripada urusan perasaan.
Dan entah sejak kapan, ketidakpedulian itu berubah menjadi rasa penasaran bagi Xavier.
Rasa penasaran berubah menjadi ketertarikan.
Ketertarikan berubah menjadi obsesi kecil.
Sampai akhirnya Xavier menyadari satu hal yang paling tidak ingin ia akui:
Dia jatuh terlalu dalam.
Saat semua orang mengira Shaquelle yang akan mengejar Xavier, kenyataannya justru sebaliknya. Xavier yang perlahan terjebak dalam pesona tenang, elegan, dan feminine energy yang dimiliki Shaquelle tanpa perlu berusaha sedikit pun.