Diarydui
Renata dan Bagas pernah menjadi sepasang kekasih yang saling mengikat janji untuk masa depan. Namun, sebuah pengkhianatan yang terencana dan serangkaian kesalahpahaman yang tak pernah terluruskan menghancurkan segalanya dalam semalam. Renata memilih pergi dengan hati yang hancur, meyakini bahwa Bagas telah membuang rasa percaya yang mereka bangun bertahun-tahun. Bagas pun membiarkannya pergi, tertahan oleh rasa bersalah dan kesombongan yang melarangnya memohon.
Tiga tahun berlalu. Di luar, Renata tampil sebagai sosok wanita mandiri, tegas, dan dingin. Setiap kali nama Bagas disebut, wajahnya tak menunjukkan setetes pun emosi-ia berakting sempurna seolah sang mantan hanyalah asing yang kebetulan pernah singgah. Bagas pun menjalani hidupnya dengan rapi, berpura-pura telah melanjutkan hidup tanpa beban.
Namun, di balik malam-malam yang sunyi dan ruang-ruang tanpa penonton, keputusasaan yang sama menggerogoti keduanya. Renata masih menyimpan barang-barang peninggalan Bagas di sudut tersembunyi kamarnya, sementara Bagas tak pernah absen melewati jalanan depan rumah Renata hanya untuk melihat bayangan lampu kamarnya dari jauh.
Mereka terjebak dalam pusaran rindu yang menyiksa, membenci kenyataan bahwa mereka masih saling mencintai di tengah rasa sakit dan kebohongan yang belum terungkap.
Ketika takdir kembali mempertemukan mereka dalam satu proyek kerja sama yang tak bisa dihindari, topeng "tidak peduli" itu mulai retak.
Akankah kebenaran di balik pengkhianatan masa lalu terkuak, ataukah ego dan luka lama akan mengubur kerinduan mereka selamanya?