Fantasyindonesia Stories

Refine by tag:
fantasyindonesia
fantasyindonesia

2 Stories

  • Selendang Peri yang Hilang by iconplayTOWIN
    iconplayTOWIN
    • WpView
      Reads 2
    • WpPart
      Parts 1
    Di balik kabut pagi pegunungan Avelra, konon hidup para peri penjaga keseimbangan alam. Mereka tak pernah menampakkan diri... kecuali satu: Alnira, peri muda yang penasaran dengan dunia manusia. Namun suatu malam, selendang sihir miliknya-sumber kekuatan sekaligus identitas dirinya sebagai peri-hilang saat ia diam-diam turun ke desa manusia. Tanpa selendang itu, Alnira tak bisa kembali ke dunianya. Terjebak sebagai gadis biasa, ia bertemu Davin, pemuda pandai kayu yang hatinya murni, tapi menyimpan luka masa lalu. Kini, di antara pencarian selendang dan rahasia yang mulai terungkap, Alnira dihadapkan pada pilihan: Kembali ke dunia peri... atau tetap tinggal di dunia yang mengajarkannya tentang cinta.
  • The Beckoning Tower of Earth - 地球へ誘う塔 (Chikyū e Sasou Tō) by sozosensei
    sozosensei
    • WpView
      Reads 30
    • WpPart
      Parts 5
    Sebuah lubang hitam misterius muncul di Bumi, menjanjikan kekayaan dan kekuatan tak terbatas bagi umat manusia. Namun, untuk mendapatkan semua itu, manusia harus membuat kontrak dengannya dan membayar harga yang mahal: memanggil Menara Pijar yang penuh misteri. Ayung, seorang anak panti asuhan, berusaha bangkit dari duka mendalam setelah kehilangan sahabatnya. Ia harus beradaptasi dengan tatanan dunia yang baru ini, penuh dengan kejutan dan bahaya. Dalam sebuah upaya untuk mendapatkan kekuatan, Ayung harus membayar harga yang tak terbayangkan dengan mengorbankan seluruh anggota tubuhnya. Pengorbanan ini tak hanya membangkitkan kekuatan baru dalam dirinya, tetapi juga luka lama yang menghantuinya. Kini, Ayung berada di persimpangan jalan. Ia harus berjuang di antara prinsip hidupnya sendiri atau menyerah pada keinginan seluruh umat manusia. Sendirian, ia memilih jalannya sendiri, merangkul semua kekayaan dan kemampuan baru untuk mengungkap rahasia di balik Menara Pijar, meskipun jalan yang ia pilih penuh dengan bahaya dan pengorbanan.