Justcallzey
Di SMA St. Gem's Academy, lorong-lorong megah bertingkat marmer tidak pernah benar-benar sepi dari gelak tawa, celetukan, dan perdebatan konyol khas anak-anak elit Jakarta. Namun di balik riuhnya lapangan basket dan ramainya kantin saat jam istirahat, ada perasaan-perasaan tenang yang memilih tumbuh tanpa banyak kata.
Syalile Skyran Kratana lebih suka menyampaikan dunia lewat sapuan kuas di kanvas seni lukis. Ia tenang, lembut, dan sangat dilindungi oleh kembarannya yang ceplas-ceplos, Naina, serta seluruh circle-nya.
Di sisi lain, Renzio Jiradech Vithe adalah tipe cowok basket yang irit bicara, santai, dan punya prinsip sederhana: kalau bisa dikerjakan sendiri, tidak perlu merepotkan orang lain. Ren tidak pernah mengobral perhatian. Namun setiap kali Ale butuh kuas tambahan, segelas oat latte coklat hangat saat hujan, atau sekadar perlindungan diam-diam dari kerumunan, Ren selalu ada di sana-lewat act of service yang begitu halus sampai teman-temannya sendiri gemas.
Dikelilingi oleh keluarga yang hangat dan suportif-tanpa tekanan, tanpa perselisihan bisnis, dan kaya akan kejahilan para Ayah-kisah ini adalah catatan manis tentang romansa remaja yang humanis, awkward moment yang membuat telinga memerah, tawa persahabatan, dan kehangatan rumah yang selalu menjadi tempat kembali.
Cuss kepoin cerita baru akuu guys, i hope you like guys ....