elbasitul
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu..." (QS. Al-Baqarah: 216)
Bagi Muhani (27 tahun), menjadi seorang PNS di ibu kota adalah ladang pengabdian, bukan tempat mencari kekayaan. Namun, idealisme itu seketika diuji saat ia berhadapan dengan sistem kerja yang korup. Ketika ia memilih berdiri tegak mempertahankan integritas dan menolak memalsukan anggaran, dunianya runtuh. Muhani dikucilkan, difitnah, dan kariernya dijegal.
Di atas gerbong KRL yang sesak antara Jakarta, Depok, dan Bogor, Muhani membawa pulang kelelahan batin yang tak berkesudahan. Ia mulai mempertanyakan jalannya: Apakah bersikap jujur di dunia yang culas adalah sebuah kesalahan?
Di tengah badai jiwa yang hampir membuat Muhani menyerah, Allah menghadirkan Alya. Seorang wanita salehah yang membawa keteduhan di setiap tutur katanya, menjadi oase penyejuk bagi jiwa Muhani yang gersang. Saat dunia luar memaksa Muhani untuk tunduk pada kebatilan, Alya justru menggenggam jemarinya erat dan berbisik, "Abang, aku siap lapar bersama seorang lelaki yang menjaga perutnya dari harta haram, daripada kenyang tapi membakar draf akhirat kita."
Mampukah Muhani bertahan melawan arus korupsi yang sistemik demi menjaga iman dan cintanya? Ataukah ia harus mengalah pada pahitnya realita?
✨ Kenapa Harus Baca Cerita Ini?
Relatable & Membumi: Mengangkat sisi gelap dunia kerja urban, hiruk-pikuk KRL Jabodetabek, dan dilema nyata pemuda usia 20-an di Indonesia.
Spiritual-Development: Proses pembangunan jiwa yang mendalam melalui kontekstualisasi ayat Al-Qur'an secara halus, tanpa kesan menggurui.
Halal Romance: Kisah cinta yang dewasa, santun, dan menenangkan hati, mengajarkan bagaimana pasangan bisa menjadi pilar penguat iman di kala rapuh.