bapakxboty
Bram, pria berusia 35 tahun dengan tubuh tegap khas satpam bank swasta, selalu terlihat rapi dengan seragamnya yang ketat menonjolkan otot Dada dan lengannya. Ia telah menjalin hubungan selama tiga tahun dengan Diko, seorang pemuda manis berusia 27 tahun yang bekerja sebagai karyawan di sebuah restoran ternama di mall. Mereka tinggal bersama di sebuah kosan menengah ke atas yang nyaman, sebuah ruang pribadi yang bagi Diko adalah istana cinta mereka yang paling aman dan penuh kesetiaan.
Setiap pagi, Bram selalu menyempatkan diri mengecup kening Diko sebelum berangkat shift pagi. Ia terlihat sangat protektif dan penyayang, tipe pasangan idaman yang selalu memberikan rasa aman. Diko, dengan segala kepolosannya, merasa sangat beruntung memiliki pria se-maskulin Bram yang mau berkomitmen tinggal bersamanya. Di mata Diko, Bram adalah sosok yang lurus, disiplin, dan hanya memiliki mata untuknya seorang.
Kehidupan mereka terlihat sangat stabil dan harmonis di mata para tetangga kosan. Bram yang ramah dan Diko yang murah senyum seringkali terlihat berbelanja kebutuhan bulanan bersama di supermarket bawah mall. Bram selalu membawakan barang belanjaan yang berat, menunjukkan dominasi maskulinnya yang membuat Diko semakin merasa kecil dan terlindungi di pelukan sang kekasih.
Namun, di balik kenyamanan itu, ada rutinitas yang mulai terasa membosankan bagi Bram. Meskipun ia mencintai kenyamanan yang diberikan Diko, jiwa predatornya sebagai top jantan tidak bisa dipuaskan hanya oleh satu orang. Bram memiliki nafsu yang jauh lebih besar daripada yang bisa dibayangkan oleh Diko. Seragam satpam yang ia kenakan setiap hari bukan hanya simbol keamanan, tapi juga magnet bagi banyak orang di luar sana.