Amyna_zhr
Auful Kayla, amanat yang dipikulnya semakin berat, mengurus pesantren putri semenjak ibunya meninggal, hidupnya penuh tekad dan ia membenci cinta karena kejadian masa lalunya yg hampir dilecehkan.
Perjalanan thalabul ilminya diuji dengan badai, tantangan, dan gelombang kehidupan yang pahit manis. Hanafi, Ustad tugasan dari sebuah pesantren berlabuh di hatinya semenjak perbuatan konyol yg ia lakukan demi perjanjian temannya yaitu ngajak nikah.
Ia berniat menjadi sayyidah khodijah tapi terhalang oleh kehidupan dan restu. Belum lagi lelaki yang memberi warna baru di kehidupannya itu akan dijodohkan.
Akankah Auful Kayla bisa menerima semua ini? Apa yang akan dipilih amanat besar dari Abah atau memperjuangkan cintanya?