arbayahbungas
<a href="http://hajinorman.blogspot.com" target="_blank"><b>Hariku Bersama Prelo</b></a> - Ketika Aku diterima di sekolah Menengah Atas Negeri pada saat yang sama kakakku diterima juga untuk masuk di universitas negeri ternama.
<a href="http://hajinorman.blogspot.com/2017/05/hariku-bersama-prelo.html" target="_blank"><b>Hariku Bersama Prelo</b></a>
Dengan uang yang diperoleh ayah dengan cara meminjam ke saudara dan tetangga juga dari uang kakakku yang dihasilkan dari bekerja sebagai pengangkut semen. Akhirnya Aku lulus dan bisa masuk ke Universitas Negeri yang dulu kakakku inginkan. Tahun itu Aku berusia 19 tahun dan kakakku berusia 22 tahun.
Setelah Aku menikah Aku tinggal di kota. suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak mau. menjawab "Mengapa Kamu berbicara tentang masa lalu ? " Sambil kemudian dia memegang tanganku.Tahun itu dia berusia 29 tahun dan Aku berusia 26 tahun. Dan beberapa hari dirumah sakit akhirnya kakakku meninggal. selama sebulan hampir setiap hari aku menangisinya.
<a href="http://hajinorman.blogspot.com" target="_blank"><b>Hariku Bersama Prelo</b></a>
Suatu hari Saya kehilangan satu dari sepatuku . Kakakku memberiku sepatu miliknya. Dia hanya mengenakan satu sepatu milikku dan dia harus berjalan jauh . Ketika kami tiba di rumah kakinya begitu gemetaran karena menahan kesakitan. Sejak hari itu , aku bersumpah bahwa selama saya hidup saya akan ingat kakakku dan akan selalu baik kepadanya, dialah yang telah menjadikanku sukses seperti ini...<a href="http://hajinorman.blogspot.com" target="_blank"><b>Hariku Bersama Prelo</b></a>.