cooretanaya_
Orang-orang punya dua mata, tapi kebanyakan dari mereka melihat hanya dengan satu mata.
Orang-orang punya logika berpikir. Tapi kadang-kadang, kebanyakan dari mereka menilai seseorang hanya dengan melihat tanpa berpikir dengan menggunakan logikanya.
Orang-orang punya hati, tapi kebanyakan mereka sering nggak hati-hati mengenai perasaan orang lain.
Sering kali kita buta dan juga tuli. Nggak melihat, tapi bertindak seakan-akan melihat. Nggak mendengar, tetapi berucap seakan-akan mendengar.
Masyarakat harus tahu, bahwa apa yang mereka lihat dan dengar belum tentu benar. Karena hal yang senyatanya terjadi, sering kali di luar nalar kita.