Yossianugrah
"Ada orang yang hadir bukan untuk tinggal selamanya, melainkan untuk mengajarkan sesuatu sebelum pergi."
Arga tidak pernah menyukai hujan. Baginya, hujan selalu membawa kenangan yang ingin ia lupakan.
Sampai suatu sore, di halte nomor tujuh, ia bertemu seorang gadis bernama Nara. Gadis dengan payung kuning yang selalu datang bersama hujan dan membawa cara pandang yang berbeda tentang hidup.
Awalnya mereka hanyalah dua orang asing yang sering bertemu secara kebetulan. Namun seiring waktu, percakapan sederhana tentang mimpi, keluarga, dan masa depan membuat keduanya semakin dekat.
Ketika Arga mulai terbiasa dengan kehadiran Nara, gadis itu tiba-tiba menghilang tanpa penjelasan.
Yang tersisa hanyalah sebuah buku catatan, beberapa kenangan, dan pertanyaan yang belum pernah terjawab.
Bertahun-tahun kemudian, Arga masih mencari jawaban atas satu hal:
Apakah seseorang yang hanya singgah sebentar bisa meninggalkan kenangan yang bertahan selamanya?
Sebuah kisah tentang pertemuan, kehilangan, dan orang-orang yang datang untuk mengubah hidup kita.