Adzaradave
Alya tidak menyangka bahwa sebuah hujan akan mempertemukannya dengan seseorang yang perlahan mengubah cara pandangnya tentang cinta.
sebagai mahasiswa baru, Alya datang ke kampus dengan satu tujuan: belajar, mengejar cita-cita, dan membuat keluarganya bangga. Ia tidak punya waktu untuk memikirkan hubungan yang rumit.
Sampai suatu sore, ketika hujan turun begitu deras, seorang lelaki bernama Jean datang membawa payung hitam.
pertemuan sederhana itu seharusnya berakhir ketika hujan reda.
Namun, setelah hari itu, mereka terus bertemu.
Di lorong kampus, di perpustakaan, di kantin. Dan selalu ada hujan yang entah bagaimana membawa mereka kembali pada satu sama sama lain .
Jean yang terlihat cuek ternyata menyimpan banyak luka. Sementara Alya yang selalu terlihat kuat ternyata memiliki ketakutan yang tidak pernah ia ceritakan kepada siapa pun.
Semakin dekat mereka, semakin sulit membedakan antara rasa nyaman dan rasa cinta.
Tetapi cinta tidak selalu datang pada waktu yang tepat.
Terkadang kisah cinta tidak di tulis dengan tinta. Ia dilukis perlahan, bersama air mata, kenangan, dan hujan.