Aleevisna
Saat yang kurasa tepat aku bisa mengutarakan maksud hati untuk meminang Sarada, kepada ibu, justru menjadi waktu yang sama harapan kebahagiaanku hancur berkeping-keping. Aku menatap langit yang tertutup awan kelabu. Sedikit lagi terbuai angin, rintik air kan turun. Oh seperti air yang telah menumpuk di pelupuk. Aku hati-hati berkedip lantaran takut jika pertahananku runtuh dan air mata menetes.
WARNING : Islamic Content