RafaPatuti
"Ibu, aku harus bagaimana? Anak SMA itu nekat mengikutiku sampai depan kost. Memang tidak berbuat macam-macam, tapi tetap saja aku takut." gadis itu menceritakan kejadian kemarin sore kepada Ibunya lewat telepon.
"Takut kenapa ndo?"
Hening. Tak ada jawaban dari Cahaya.
"Takut jatuh hati?" sambung Ibu dengan nada meledek.
"Ya Allah Ibu.. mana mungkin aku jatuh hati kepada anak 16 tahun yang lebih pantas aku anggap sebagai adik.." elaknya cepat.
"Husst, jangan bicara seperti itu. Kita ndak pernah tau kepada siapa Allah jatuhkan hati kita. Jika Allah berkehendak, siapapun dia, berapa pun umurnya bisa menjadi jodohmu, Cahaya."
***
Assalamu'alaikum, happy reading 🌸
Semoga kehidupan Cahaya mampu menemani kekosongan waktu luangmu.
- Rafa Patuti