ichaacicu
Tidak semua cerita dimulai dengan pertemuan.
Sebagian justru lahir
dari jarak-
dari dua hidup yang berjalan beriringan tanpa pernah saling menyapa,
dari nama yang sering terdengar namun tak pernah benar-benar dikenal,
dari keberadaan yang terlalu dekat untuk diabaikan
namun terlalu jauh untuk disentuh.
Ada cerita yang tumbuh tanpa disadari.
Tanpa janji.
Tanpa rencana.
Ia tidak datang dengan dentuman besar
atau momen yang pantas dikenang setiap tahun.
Ia hadir pelan,
nyaris seperti tidak ingin ditemukan,
lalu menetap di ruang kecil bernama kebiasaan.
Cerita ini tidak bicara tentang cinta pada pandangan pertama.
Tidak pula tentang takdir yang berteriak lantang.
Ia berbicara tentang kebetulan-kebetulan kecil
yang awalnya tampak remeh-
satu nama di layar,
satu lagu yang terasa tepat,
satu notifikasi yang seharusnya mudah dilupakan.
Namun perlahan,
hal-hal kecil itu mulai menumpuk.
Menyisakan rasa yang sulit dijelaskan
namun terlalu nyata untuk diabaikan.
Dan dari sanalah cerita ini bermula.
Bukan tentang siapa yang datang lebih dulu,
atau siapa yang jatuh lebih dalam.
Melainkan tentang dua orbit
yang awalnya tidak pernah berniat bertemu,
namun perlahan
belajar untuk saling memperhitungkan.