Jawa Stories

Refine by tag:
jawa
WpAddtimur
WpAddbarat
WpAddtengah
WpAddjual
WpAddkota
WpAddsurabaya
WpAddharga
WpAdddi
WpAddmalang
WpAddbandung
WpAddmurah
WpAddagen
WpAdddistributor
WpAddjakarta
WpAddjasa
WpAddgula
WpAddmerah
WpAddsemarang
WpAddsupplier
jawa
WpAddtimur
WpAddbarat
WpAddtengah
WpAddjual
WpAddkota
WpAddsurabaya
WpAddharga
WpAdddi
WpAddmalang
WpAddbandung
WpAddmurah
WpAddagen
WpAdddistributor
WpAddjakarta
WpAddjasa
WpAddgula
WpAddmerah
WpAddsemarang
WpAddsupplier

1.2K Stories

  • TURAHANE NENTREMNO JIWO by MustikaningAsmara_9
    MustikaningAsmara_9
    • WpView
      Reads 127
    • WpPart
      Parts 7
    Mahaprana Daksha Wardana, seorang mas-mas jawa berumur dua puluh empat tahun yang menjadi primadona para gadis di desa Jatimulyo, bahkan kabarnya para gadis desa sebelah juga amat mendambakan sosoknya. Tidak heran, karena selain memang begitu tampan dan berkharismatik, hartanya juga melimpah hasil sifat kerja kerasnya. Meski demikian, nyatanya belum ada satupun gadis yang bisa mendapatkan perhatiannya, apalagi hatinya. Hidupnya memang hanya digunakan untuk kerja, kerja, dan kerja, tidak ada waktu untuk menggubris sesuatu yang menurutnya tidak terlalu penting. Namun, pada suatu malam di bawah rintikan hujan yang masih disinari keindahan purnama, seorang Daksha untuk pertama kalinya begitu terpanah akan pesona seorang gadis berkebaya putih gading yang sedang berjalan dengan anggun di depan rumahnya. Keanggunan itu tersirat ketegasan, bahkan kedua mata gadis itu sama sekali tidak menggubris adanya seorang Daksha yang sedang menguntainya. Butuh waktu sedikit lama untuk mengetahui nama gadis itu. Setelah diketahui bahwa gadis yang dipujanya memiliki nama Nareswari dari adiknya, saat itu pula Daksha menjadikan kambing hitam sang adik untuk mengulik lebih dalam tentang sosok Nareswari. Setelah dirasa cukup, Daksha sendirilah yang berusaha untuk sekadar mendapatkan perhatian Nareswari. Setengah tahun ia mencoba mendekati Nareswari dengan cara perlahan namun pasti, tetapi hasilnya diluar praduga Daksha. Ia merenung bahwa, kecantikan, kecerdasan, dan kematangan emosional yang dimiliki Nareswari memang berjalan seiringan dengan begitu tenang hingga menjauhi semua yang bukan prisnsipnya, sampai-sampai Daksha merasa tidak bisa menjangkaunya dari berbagai sisi. Jikalau begitu, apakah sosok Daksha yang sebenarnya tidak boleh diabaikan akan menyerah begitu saja? {Cerita ini minim konflik dan berlatar pedesaan}
  • Lelakon by SecretVeen
    SecretVeen
    • WpView
      Reads 10
    • WpPart
      Parts 1
    Cinta tidak selalu hadir dalam bentuk yang indah. Kadang ia datang sebagai penantian yang sunyi. Kadang ia datang sebagai beban yang harus dipikul. Raden menunggu di tempat yang sama, di mana ia kehilangan cintanya. Ia tahu belahan jiwanya mungkin tidak akan pernah kembali. Tapi ia tetap menunggu - karena baginya, cinta adalah kesetiaan yang tidak pernah berhenti, meskipun hanya diingat oleh dirinya sendiri. Arga menerima cinta sebagai kutukan yang tidak bisa ia tolak. Ia tahu bahwa pada akhirnya, ia akan dilupakan oleh orang yang ia cintai - dihapus dari ingatannya seperti ia tidak pernah ada. Tapi ia tetap mencintai - karena baginya, cinta adalah menerima konsekuensi, bahkan jika itu berarti ia harus menjadi satu-satunya yang mengingat. Dua orang, dua jenis cinta, satu takdir yang sama. Di desa yang terikat adat dan kutukan, Raden dan Arga harus memilih: bertahan dalam kesendirian, atau memperjuangkan cinta yang mungkin tidak akan pernah mereka miliki sepenuhnya. Lelakon - perjalanan jiwa yang tak pernah berakhir, menunggu untuk dipatahkan.
  • Omongan mu yo Dunga mu sisan by iqianlanovvv
    iqianlanovvv
    • WpView
      Reads 3,081
    • WpPart
      Parts 1
    ingatlah pepatah mulutmu harimaumu mungkin ini akan menjadi patokan dalam cerita pendek bahasa jawa ini.
  • Spy School: Capitol Goods by vuntitled
    vuntitled
    • WpView
      Reads 61
    • WpPart
      Parts 2
    Shortly after the events of the ninth installment in the bestselling series "Spy School", Ben finds himself recruited by Erica Hale for his services on a secretive unofficial mission that's she's being characteristically cryptic about.
  • Lolâ by musthikaa
    musthikaa
    • WpView
      Reads 76
    • WpPart
      Parts 14
    Nalika swaraning gendhing anglaras lirih lir angin wengi, Kidung mbeksa tanpa mangerteni yen saben jangkahe ambabar wewadi kang wus suwe kasimpen. Bebaya teka tanpa rupa. Kasunyatan sesinggung karo getih kang ana ing raga. Keraton kang agung malih dadi panggonan kang kebak pangajrih lan cidra. Lan ing wekasane, Kidung kudu milih. Meneng kanggo katresnan, utawa... Ambabar tatu kanggo kabeneran. (Lolâ berasal dari bahasa sansekerta yang berarti anak yatim piatu. Lewat karya ini, mari bersama Kidung mengungkap misteri dalam hidupnya yang satu persatu mulai menemukan jawabannya.)