Jireneluv
Di bawah langit Yogyakarta yang magis, dentingan suara gamelan bukan sekadar musik, melainkan denyut nadi bagi Arisanti Irene Prameswari. Sebagai seorang penari utama Kraton yang anggun, hidup Irene didedikasikan untuk melestarikan kesucian tari Jawa. Baginya, setiap gerak jemari dan tatapan mata adalah doa. Namun, di balik keanggunan selendangnya, Irene memikul beban berat: ia adalah seorang ibu tunggal yang harus membesarkan putra kecilnya, Jaesung, di tengah masyarakat yang masih kaku memandang statusnya.
Kehidupan Irene yang tenang namun sunyi mulai terusik saat takdir mempertemukannya dengan Raden Ajeng Jisoo Daniswara. Jisoo adalah seorang fotografer dokumenter berjiwa bebas yang baru saja kembali dari studinya di luar negeri. Sebagai putri dari keluarga ningrat yang dihormati, Jisoo pulang ke tanah leluhurnya dengan satu misi: mengabadikan esensi budaya Jawa melalui lensa kameranya.
Pertemuan pertama mereka terjadi di pendopo tua saat senja. Ketika lensa kamera Jisoo menangkap siluet Irene yang sedang menari, detak jantungnya berhenti. Ada kesedihan mendalam sekaligus keindahan magis yang terpancar dari diri Irene, membuat Jisoo terpaku.
Hubungan mereka awalnya bermula dari profesionalisme, berubah menjadi persahabatan hangat, hingga bertunas menjadi rasa yang tabu namun tak terbendung katresnan (cinta). Jisoo tidak hanya jatuh cinta pada tarian Irene, tetapi juga pada kelembutan hatinya. Bahkan, Jisoo berhasil meluluhkan hati kecil Jaesung yang awalnya tertutup pada orang asing. Jaesung menemukan sosok pelindung dan 'ayah-ibu' sekaligus dalam diri Jisoo.
Namun, cinta di tanah Jawa tidak pernah sederhana. Hubungan sesama perempuan masih dianggap sebagai noda, terlebih status Jisoo yang berdarah biru dan Irene yang seorang penari Kraton. Mereka harus berhadapan dengan benteng kokoh tradisi, tuntutan keluarga, dan bisikan tajam masyarakat sekitar.
📌 Start : 25-06-2026
📌 End : ?