Jiwa Stories

Refine by tag:
jiwa
WpAddhati
WpAddpuisi
WpAddjanji
WpAddkopi
WpAddcinta
WpAddjual
WpAddsedih
WpAddrasa
WpAddkehidupan
WpAddperasaan
WpAddraharja
WpAddmempelajari
WpAddpentingnya
WpAddbantul
WpAddmenumbuhkan
WpAddpeserta
WpAdddidik
WpAddjaman
WpAdddulu
jiwa
WpAddhati
WpAddpuisi
WpAddjanji
WpAddkopi
WpAddcinta
WpAddjual
WpAddsedih
WpAddrasa
WpAddkehidupan
WpAddperasaan
WpAddraharja
WpAddmempelajari
WpAddpentingnya
WpAddbantul
WpAddmenumbuhkan
WpAddpeserta
WpAdddidik
WpAddjaman
WpAdddulu

160 Stories

  • ADAKAH TERANG  DI UJUNG KELAM by PatrisiusDjiwandono
    PatrisiusDjiwandono
    • WpView
      Reads 776
    • WpPart
      Parts 40
    Ensia, seorang gadis muda, menjalani hidupnya dalam kehampaan. Bergelimang harta namun mati rasa. Ia hanya punya satu keinginan: bebas dari cengkeraman itu, atau bunuh diri. Namun tidak, ia merasa terlalu cantik untuk bunuh diri begitu saja. Maka tak ada kata lain selain: lawan! Bersama sobatnya yang juga menderita depresi, Kina, ia berjuang untuk pulih. Ia mencari cinta. Bahkan mencoba merebutnya dari orang lain. Ia menembak. Ia ngebut. Ia kehilangan Tuhan. Tak mengapa, asal tak kehilangan rasa. Sampailah ia pada satu titik tempatnya bertanya: haruskah kuakhiri kisah sepi ini?
  • KALAM ATMA (KETIKA DARAH MENGIKAT SUMPAH) by raristia_88
    raristia_88
    • WpView
      Reads 40
    • WpPart
      Parts 4
    Satu goresan darah untuk sebuah keinginan. Satu nyawa orang sebagai bayarannya. Di dalam gua gelap Gunung Purun Sahun, sebuah kitab kuno tentang ilmu jin terbangun dari tidur panjangnya. Sari merasakan perih yang tak biasa di jarinya, sebuah firasat gila yang menuntunnya pada satu kenyataan mengerikan: Bagas telah membuka gerbang petaka. Ketika darah mengikat sumpah, tidak ada jalan untuk kembali. Siapkah kau menukar jiwa orang yang kau cintai demi impian terbesarmu?
  • Mentari Rembulan Jiwa by Dsmile5
    Dsmile5
    • WpView
      Reads 172
    • WpPart
      Parts 7
    Inilah dunia dengan panasnya Mentari dan dinginnya Jiwa dunia ini
  • Kata dari Jiwa by awfasofea
    awfasofea
    • WpView
      Reads 307
    • WpPart
      Parts 31
    Hi Assalamualaikum. Im Awfa Sofea. This is combination of all my random quotes from my soul. Feel free to share with the credits too. I hope this will give benefits, motivates or comforts your days. Thank you for reading !
  • Khansa's Nightmare by Shu_195
    Shu_195
    • WpView
      Reads 9
    • WpPart
      Parts 1
    This is a story about someone who has moved to another world. When she woke up, she saw an unfamiliar area. She thinks that she is dreaming. She tried to fall asleep and went back to sleep. But it did not work. Eventually, she gave up, she saw and learned the world from scratch. Who said it's not hard to live in a strange and new place. Need to keep going even if you don't want to. Will Khansa be able to cope? How is it? Can she return to the real world? Stay tuned for the story
  • Jiwa Yang Bercanda by naqilahkamarul
    naqilahkamarul
    • WpView
      Reads 6
    • WpPart
      Parts 1
    Semoga mimpi mimpi yang dipeluk, Engkau lepaskan di waktu yang tepat.
  • The Boy Who Looked Harmless [BROTHERSHIP] by RawrRrdd
    RawrRrdd
    • WpView
      Reads 34
    • WpPart
      Parts 3
    Andrasch Caelum Zelfark tumbuh di rumah yang tidak mengenal ampun. Daddy tidak pernah bertanya dua kali. Jika Andrasch lambat menjawab, tangannya datang lebih dulu. Jika ia berdiri di tempat yang salah, tubuhnya didorong tanpa penjelasan. Di rumah itu, suara laki-laki lebih dihargai daripada alasan. Tiga abang laki-lakinya belajar cepat. Pukulan ringan di bahu. Dorongan di lorong. Tertawa ketika Andrasch tersandung. Semua disebut cara mendidik. Semua dianggap wajar. "Kamu ini harus nurut," kata daddy suatu malam, dingin. "Di keluarga ini, yang keras yang bertahan." Andrasch nurut. Ia menunduk. Mengangguk. Membersihkan darah di sudut bibir tanpa suara. Ia tidak bodoh-ia hanya tahu bahwa melawan hanya akan memperpanjang rasa sakit. Mereka menyebutnya tolol karena diam. Padahal ia mencatat segalanya. Ia tahu pukulan mana yang datang dari marah, mana yang datang dari kebiasaan. Ia tahu nada suara sebelum tangan terangkat. Ia tahu kapan harus gemetar agar semuanya cepat selesai. Malam itu, sesuatu di dalam dirinya retak. Bukan tubuhnya. Bukan ingatannya. Melainkan bagian yang biasa berkata tidak. Yang tertinggal hanyalah rasa takut, kebiasaan patuh, dan pikiran yang masih bekerja-seperti rumah yang ditinggalkan penghuninya, tetapi lampunya tetap menyala. Dan di ruang kosong itu, sesuatu lain masuk. Ia tidak menghapus ketakutan Andrasch. Ia menggunakannya. Tidak membuang kepatuhan. Ia memakainya sebagai penyamaran. Ketika Andrasch membuka mata, ia masih tahu bagaimana rasanya ditampar. Masih tahu bagaimana rasanya menunggu pukulan. Namun rasa itu tidak lagi menghentikannya. Ia kembali ke rumah dengan wajah yang sama. Polos. Jinak. Tidak berbahaya. Daddy menepuk kepalanya keras. "Bagus. Anak baik." Dan untuk pertama kalinya, di balik kepatuhan itu, sesuatu di dalam tubuh Andrasch memahami satu hal dengan sangat jelas: keluarga ini tidak boleh kehilangan siapa pun. Bukan karena cinta- melainkan karena keluarga yang utuh jauh lebih mudah dikendalikan.
  • Senandika Untuk A by wiin24
    wiin24
    • WpView
      Reads 49
    • WpPart
      Parts 15
    Sebuah ungkapan perasaan tentang hidup dan cinta untuk perempuan yang di cintai, yang di titipkan kepada angin seraya berharap agar disampaikannya.
  • Random By D by thedijah
    thedijah
    • WpView
      Reads 234
    • WpPart
      Parts 12
    Thinks. Feels. Brain. Heart.
  • Percikan Rindu by tamabar
    tamabar
    • WpView
      Reads 28
    • WpPart
      Parts 1
    Rindu. Meski si pemilik hati tau, bahwa si rindu dapat melukai sang hati, tapi si pemilik hati masih mengizinkan nya untuk berhubungan dengan rindu tersebut~ Entah apa tujuanya~ Mungkin jika ia dapat bertahan, ia dapat menemukan apa yang ia cari selama ini ? Benarkah begitu sang hati ?
  • Cebisan Kehidupan by Diarimatahari
    Diarimatahari
    • WpView
      Reads 7
    • WpPart
      Parts 2
    *Nukilan ringkas aku titipkan bagi netizen diluar sana. Hasil nukilan aku tidak secantik buah fikiran penulis lain, penggunaan bahasa yang tidak bombastik sekadar bahasa yang mudah difahami. Hasil tulisan ringkas ini adalah cebisan kehidupan aku yang di anggap indah dimata tetapi perit dan perih hanya diri sendiri yang tau. Kisah iri hati dan dengki tercetus dalam kalangan netizen.
  • Impian by aku_dan_mimpi
    aku_dan_mimpi
    • WpView
      Reads 15
    • WpPart
      Parts 3
    Cerita ini tentang impian aku
  • Semesta Tak Berjanji by SitinurAisyah0230
    SitinurAisyah0230
    • WpView
      Reads 1,785
    • WpPart
      Parts 43
    Tak ingin banyak berkata Hanya ingin menempatkan sebuah rasa Pada tulisan yang nampak seperti nyata Ini bukanlah kisah bucin yang selalu kalian baca Melainkan kisah nyata dari sang pujangga Berharap ingin mmbawa kalian terhanyut pada setiap kata Yang ditulis oleh pujangga lara Salam hangat dari si author pemula Yang ingin membagi kesedihannya Pada bait-bait puisi dan serentetan kata berharap ceritanya memberikan sebuah makna pada semesta yang tak pernah berjanji bahwa diri akan selamanya hidup dalam lara
  • Fairy Guard Brothers (A BoBoiBoy Fanfiction) by KeijiNagakura_252
    KeijiNagakura_252
    • WpView
      Reads 4,558
    • WpPart
      Parts 7
    "E-eh! Apa jadi ni?!" -Gempa "Kenapa kita jadi lutsinar?!" -Blaze "Apa yang sedang berlaku?!" -Ice "Aku tak nak mati!" -Taufan "Oh tidak! Kita semakin menghilang!" -Solar "Alamak!!" -Halilintar "UWAAAAAAH!" -Thorn "BOBOIBOY!!" Tok Aba, Ochobot, Fang, Ying, Yaya dan Gopal berteriak memanggil adik-beradik Elemental itu. XxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxX "Eh macam mana awak boleh ada di sini?!" "Mana la aku tau!" XxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxX "Fufufu~! Agaknya apa la adventure yang akan budak-budak itu hadapi selepas kena tembakan eksperimen aku yang belum di-test lagi tu~!" Satu suara berkata di dalam hening kegelapan.