Kapan Stories

Refine by tag:
kapan
WpAddsebaiknya
WpAddfidyah
WpAddibu
WpAddbayar
WpAddminum
WpAddhamil
WpAddsusu
WpAddbandung
WpAdddan
WpAdduntuk
WpAddtempat
WpAddharga
WpAdddị
kapan
WpAddsebaiknya
WpAddfidyah
WpAddibu
WpAddbayar
WpAddminum
WpAddhamil
WpAddsusu
WpAddbandung
WpAdddan
WpAdduntuk
WpAddtempat
WpAddharga
WpAdddị

44 Stories

  • Rindu dan Waktu dengan (tanpa) mu by rachel_skys
    rachel_skys
    • WpView
      Reads 16
    • WpPart
      Parts 2
    Dan semua tentang Kita, tentang kamu
  • Rānukānta by CoretanBunga
    CoretanBunga
    • WpView
      Reads 21
    • WpPart
      Parts 4
    Sejak viyoga dengan pitṛ, dunia terasa śūnya. Gṛha yang dulu penuh hāsya kini tenggelam dalam mauna, menyisakan smara yang terus mengusik. Rāga ini tak pernah lopa, hanya bersembunyi dalam kāla, menjelma japa lirih yang memenuhi hati dengan kehilangan tanpa akhir.
  • Not My Type by KHALYSA
    KHALYSA
    • WpView
      Reads 7
    • WpPart
      Parts 2
    Aruna Kirana Pradipta selalu percaya bahwa hidupnya terlalu berharga untuk dihabiskan memikirkan hubungan romantis. Sebagai mahasiswi Farmasi di Universitas Nusantara Internasional, ia memiliki satu tujuan yang jelas: membangun karier, melanjutkan studi ke luar negeri, dan membuktikan bahwa seorang perempuan tidak membutuhkan siapa pun untuk meraih mimpinya. Terutama laki-laki. Apalagi laki-laki seperti Aidan Mahendra Wijaya. Mahasiswa Bisnis Internasional yang terkenal tampan, populer, dan memiliki daftar mantan yang bahkan sulit diingat jumlahnya. Bagi Aruna, Aidan adalah definisi berjalan dari kata red flag. Sedangkan bagi Aidan, Aruna hanyalah seorang pegawai paruh waktu di Aurum Coffee yang sama sekali tidak sesuai dengan tipe perempuan yang biasa menarik perhatiannya. Mereka tidak memiliki kesamaan. Tidak memiliki tujuan hidup yang sama. Dan tidak pernah membayangkan masa depan bersama. Namun sebuah pekerjaan paruh waktu mempertemukan mereka di tempat yang sama. Di balik secangkir kopi, mimpi-mimpi yang terlalu besar, masa lalu yang belum selesai, dan kehidupan kampus yang terus bergerak maju, keduanya perlahan membangun sesuatu yang bahkan tidak pernah mereka rencanakan. Persahabatan. Persahabatan yang bertahan lebih lama dari hubungan mana pun yang pernah mereka miliki. Persahabatan yang membuat mereka menjadi tempat pulang satu sama lain. Hingga suatu hari mereka dipaksa menghadapi pertanyaan yang selama bertahun-tahun selalu mereka hindari. Bagaimana jika orang yang selama ini mereka anggap hanya teman ternyata adalah orang yang paling sulit untuk dilepaskan?