PetrusRabu
Abstrak Cerpen: Perempuan di Ujung Gang
Jakarta tak pernah tidur, dan di tengah riuhnya kota yang tak ramah bagi orang kecil, hidup seorang perempuan sederhana bernama Lastri. Ia bukan siapa-siapa-hanya penjual nasi uduk di tikungan gang sempit. Hari-harinya diisi dengan kerja keras, senyum seadanya, dan kenangan pahit dari masa lalu. Namun takdir punya caranya sendiri untuk mengejutkan.
Kehadiran seorang lelaki asing dalam hidup Lastri membuka lembaran baru yang tak pernah ia duga: dari gang kecil yang pengap menuju ruang-ruang luas berlapis karpet. Tapi lebih dari kisah tentang pernikahan lintas dunia, cerpen ini menyentuh akar terdalam dari kehidupan: ketulusan, kekuatan perempuan, dan keberanian untuk tetap menjadi diri sendiri meski dunia berubah.
"Perempuan di Ujung Gang" adalah potret keindahan dalam kesederhanaan, kisah tentang bagaimana cinta dan harapan bisa tumbuh bahkan di sudut kota yang paling tersembunyi.