Enniyy
Selama dua puluh satu tahun, Anindya Kirana sukses bertahan hidup dengan satu aturan emas, Jangan pernah merespons mereka yang sudah mati. Namun, pertahanan itu runtuh saat dia melihat arwah Arman Dewantara duduk di atas kuburannya sendiri. Putra sulung keluarga konglomerat itu tewas mengenaskan karena kecelakaan motor. Namun, ada satu kelalaian fatal, tali pocong di lehernya belum dilepas, menyiksa jiwanya dan mengikatnya di dunia fana.
Saat Arman memohon bantuan, sebuah sentuhan tak sengaja terjadi. Sentuhannya sedingin es, menyedot daya hidup Anin hingga nyaris membunuhnya. Kontak fisik di antara mereka adalah racun, namun misteri kematian Arman yang janggal justru menarik Anin semakin dalam.
Waktu Anin hanya 40 hari sebelum kemanusiaan Arman lenyap ditelan kegelapan makam. Dibantu oleh Mae, sahabatnya, dan Arka, adik Arman yang penuh amarah, Anin harus membongkar konspirasi pembunuhan Arman sekaligus menghadapi Tuan Pratama, sang ayah tirani yang menolak makam anaknya dibongkar.
Di antara sekat dimensi dan konspirasi elite yang berbahaya, sanggupkah Anin melepas simpul mati sang arwah sebelum nyawanya sendiri yang terenggut oleh dekap dingin kematian?